Penajam, IDN Times - Sedikitnya 6.000 hektare tambak produktif di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, kini dimanfaatkan untuk budi daya rumput laut jenis gracilaria atau sango-sango. Dari luasan tersebut, produksi rumput laut diperkirakan mencapai 9.000 ton per tahun.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Trasodiharto, mengatakan dalam beberapa tahun terakhir para petambak mulai beralih membudidayakan rumput laut gracilaria karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan.
“Sebagian petambak dalam beberapa tahun terakhir mulai memilih budi daya rumput laut gracilaria,” ujarnya diberitakan Antara saat ditemui di Penajam, Selasa (19/5/2026).
