Puasa tidak sekadar mengubah jam makan. Ibadah ini turut menggeser hampir seluruh ritme kehidupan sehari-hari, mulai dari pola tidur, aktivitas fisik, hingga kebiasaan yang sebelumnya berjalan otomatis.
Waktu tidur menjadi lebih singkat atau terpecah karena sahur dan ibadah malam. Aktivitas harian pun menyesuaikan dengan kondisi energi tubuh. Pada awalnya, perubahan ini terasa menantang. Namun seiring waktu, banyak orang menyadari dampaknya jauh lebih dalam dari sekadar menahan lapar dan haus.
Di balik proses adaptasi tersebut, puasa membuka ruang baru untuk belajar menyeimbangkan kebutuhan fisik dan mental. Berikut lima dampak perubahan pola hidup selama menjalani ibadah puasa:
