Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan Doortje Marpaung (IDN Times/Haikal)
Sandeq adalah perahu nelayan yang digunakan untuk menangkap ikan warga Sulbar. Untuk menuju Pantai Segarasari Manggar, Balikpapan, perahu sandeq berangkat dari Pelabuhan Tanjung Silopo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar).
Diperkirakan rombongan akan tiba tanggal 07.00 Wita pagi.
Rombongan perahu sandeq akan diterimakan oleh Wakil Gubernur Hadi Mulyadi bersama Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud. Selain itu Dirjen Otonomi Daerah yang merupakan Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik pun sudah terlebih dahulu hadir di Kota Balikpapan dan telah melaksanakan pengecekan dan gladi resik di tempat kegiatan.
"Besok juga akan dihadiri undangan-undangan lainnya, termasuk Forkopimda Kota Balikpapan. Diharapkan seluruh bupati se-Sulbar juga bisa hadir, sesuai arahan Pj Gubernur Sulbar," harap Doortje.
Nantinya perahu-perahu sandeq akan diparkir di tepi Pantai Segarasari Manggar dan dapat dikunjungi masyarakat. Seperti biasa, masyarakat yang berwisata ke Pantai Manggar bisa sambil melihat-lihat dan berfoto bersama perahu-perahu yang jumlahnya mencapai puluhan.
"Silakan berkunjung. Pagi atau siang. Juga sore atau malam mulai besok sampai tanggal 9. Untuk umum masuk pantai bisa membayar seperti biasanya, cuma yang berbeda adalah perahu-perahu yang akan menghiasi bibir pantai," terangnya.
Diperkirakan perahu sandeq yang akan sandar di Pantai Manggar akan mencapai 70 unit. Sementara total rombongan diperkirakan mencapai 400-an orang. "Mereka juga membawa tim kesenian yang mencapai 175 orang. Nanti akan bermalam di Embarkasi," ungkapnya.
Sementara para pesandeq akan menginap di tenda-tenda sekitar pantai atau pun di perahu mereka. "Karena memang mereka tidak bisa jauh dari kapal mereka. Jadi nanti ada yang tidur di kapal. Walaupun nanti tetap disiapkan tenda-tenda," tuturnya. Menurut Doortje, waktu tibanya perahu sandeq juga dipengaruhi oleh cuaca dan keadaan gelombang laut.