Kecelakaan bus Damri di Sintang. (IDN Times/istimewa).
Lokasi kejadian yang berada di kawasan pemukiman warga sempat membuat situasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) menjadi ramai. Warga setempat turut membantu proses evakuasi korban sebelum petugas datang.
Andiet mengatakan, dari total 31 orang di dalam bus, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, 10 orang mengalami luka berat dan 10 lainnya luka ringan.
“Seluruh korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” sebutnya.
Pihak Satlantas Polres Sanggau langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kasat Lantas juga mengingatkan pentingnya pengecekan kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama bagi angkutan umum yang membawa banyak penumpang.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi dan perusahaan angkutan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, khususnya sistem pengereman. Jangan memaksakan kendaraan beroperasi jika terdapat gangguan teknis,” tegasnya.
Turunan Penyeladi sendiri diketahui sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah tersebut karena karakteristik jalannya yang ekstrem. Kepolisian pun mengingatkan para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut.