Samarinda, IDN Times - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membuka peluang kerja sama pengelolaan sekitar 500 sumur minyak idle atau tidak aktif sebagai upaya mendongkrak produksi minyak dan gas (migas) nasional pada 2026. Vice President Production and Project PHE, Benny Hidajat Sidik, mengatakan dari total 5.008 sumur idle yang masih memiliki potensi kandungan hidrokarbon, sebagian dinilai layak untuk direaktivasi melalui skema kemitraan.
“Kami melihat potensi besar dari ribuan sumur idle tersebut untuk dikerjasamakan dengan berbagai pihak, mulai dari kontraktor swasta hingga BUMD,” ujar Benny diberitakan Antara di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (10/2/2026).
