Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Samarinda Jadi Panggung Seni Kalimantan, Kaltim Bidik Ekonomi Kreatif
Penari menampilkan tarian kolosal Bhinneka Tunggal Suaka saat pembukaan Festival Erau Adat Kutai 2024 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (21/9/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym
  • Pemprov Kaltim mendorong seni budaya Kalimantan masuk industri ekonomi kreatif melalui Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan IV 2026 di Samarinda.
  • Kegiatan 12–14 Oktober menghadirkan perwakilan taman budaya seluruh Kalimantan, dengan parade, pentas seni, permainan tradisional, dan bazar UMKM untuk melestarikan budaya serta melibatkan generasi muda.
  • Pemprov Kaltim berkomitmen memberi dukungan proporsional kepada UPTD Taman Budaya pada 2027, sementara pembukaan acara juga menandai peluncuran logo Forum Taman Budaya se-Kalimantan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mendorong seni dan budaya daerah berkembang menjadi bagian dari industri ekonomi kreatif. Salah satu upayanya melalui Temu Karya Taman Budaya (TK TB) Regional Kalimantan IV Tahun 2026 yang menjadi wadah kreativitas sekaligus promosi karya seniman.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan, seni dan budaya merupakan warisan daerah yang harus dilestarikan dan dikembangkan, terutama dengan melibatkan generasi muda di seluruh Kalimantan.

“Melalui temu karya ini, kita ingin membangun dan mengembangkan seni budaya se-Kalimantan sehingga mampu menjadi bagian dari industri ekonomi kreatif,” kata Seno Aji saat membuka TK TB Regional Kalimantan IV Tahun 2026 di Taman Budaya Kaltim, Jalan Kemakmuran di akun IG Pemprov Kaltim, Samarinda, Senin (12/10/2026) malam.

1. Kreatifitas pelaku seni tampil di masyarakat

Menurutnya, gelar seni dan budaya dapat meningkatkan kreativitas pelaku seni sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk menampilkan karya kepada masyarakat.

Dengan panggung yang lebih luas dan dukungan fasilitas memadai, seni dan budaya Kalimantan, khususnya Kaltim, diharapkan semakin berkembang. Seno Aji juga berharap karya para seniman mendapat apresiasi dan mampu memberikan nilai ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Kita ingin ke depan setiap karya seniman kita dihargai. Artinya, setiap penampilannya selalu ditunggu dan dinikmati masyarakat. Apalagi, jika penampilan tersebut memberikan nilai ekonomi, tentu akan meningkatkan kesejahteraan para pelaku seni dan budaya,” ujarnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemprov Kaltim berkomitmen memberikan dukungan secara proporsional kepada UPTD Taman Budaya Kaltim pada 2027. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan dan pelestarian seni budaya daerah.

2. Perwakilan taman budaya dari seluruh provinsi di Kalimantan

Penari menampilkan tarian kolosal Bhinneka Tunggal Suaka saat pembukaan Festival Erau Adat Kutai 2024 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (21/9/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, mengatakan TK TB Regional Kalimantan IV Tahun 2026 diikuti perwakilan taman budaya dari seluruh provinsi di Kalimantan.

Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Oktober 2026 itu dipusatkan di Taman Budaya Kaltim. Sejumlah agenda disiapkan, mulai dari parade budaya, pentas seni budaya se-Kalimantan, pentas seni budaya Kaltim, permainan tradisional, hingga bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Tujuannya untuk melestarikan seni dan budaya daerah se-Kalimantan. Kami berharap kegiatan ini memberikan ruang kreativitas bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai seni budaya Kalimantan, khususnya Kaltim,” ujar Armin.

3. Peluncuran logo Forum Taman Budaya se-Kalimantan

Wagub Kaltim, Seno Aji. (Dok. Pemprov Kaltim)

Pembukaan kegiatan turut dirangkai dengan peluncuran logo Forum Taman Budaya se-Kalimantan oleh Seno Aji yang ditandai dengan penekanan tombol sirene.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Sekretaris Forum Taman Budaya se-Indonesia Wilda Binti, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim, serta seniman, budayawan, dan tokoh budaya se-Kalimantan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article