Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Ramadan
ilustrasi Ramadan (pexels.com/Thirdman)

Banjarmasin, IDN Times - Guru Haji Syaiful Rahman menyampaikan tausyiah tentang keutamaan bulan Ramadan usai Salat Subuh di Masjid Assa’adah, Kompleks Beruntung Jaya, Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (3/2/2026). Dalam ceramahnya, Guru Syaiful menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan puasa, melainkan bulan yang memiliki keagungan dan kemuliaan luar biasa.

“Keutamaan Ramadan bukan hanya sebagai bulan puasa, tetapi juga bulan yang agung dan mulia. Keagungan dan kemuliaannya mencerminkan keagungan dan kemuliaan Allah SWT,” ujarnya diberitakan Antara.

1. Bulan Ramadan sebagai bulan keberkahan

ilustrasi Ramadan (pexels.com/khats cassim)

Ia menjelaskan, Ramadan dikenal sebagai penghulu segala bulan yang penuh keberkahan (Syahrul Mubarak), bulan ampunan (Syahrul Ghufran), serta memiliki banyak keistimewaan lainnya. Oleh karena itu, Guru Syaiful mengajak umat Islam untuk menyambut Ramadan dengan hati yang tulus, penuh keikhlasan, dan rasa gembira.

“Mari kita sambut Ramadan yang sebentar lagi tiba setelah bulan Sya’ban berakhir dengan penuh keimanan dan kegembiraan,” katanya.

2. Bulan yang ditunggu umat Islam

ilustrasi pria yang bersiap menyambut Ramadan (pexels.com/Thirdman)

Ia juga mendoakan agar seluruh kaum Muslim, khususnya jamaah Masjid Assa’adah, diberikan umur panjang dan kesehatan sehingga dapat bertemu bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang penuh berkah, rahmat, dan maghfirah.

3. Berdoa yang mustajab

Ilustrasi Berdoa Setelah Wudhu (unsplash.com/Masjid Pogung Dalangan)

Pada kesempatan yang sama, Guru Syaiful yang juga imam rawatib Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin itu turut mengingatkan sejumlah waktu yang diyakini sebagai waktu mustajab untuk berdoa.

“Di antaranya malam Nisfu Sya’ban, Lailatul Qadar, malam Idul Fitri, malam Idul Adha, serta hari Arafah atau 9 Zulhijjah,” pungkasnya.

Editorial Team