Kubu Raya, IDN Times - Pesantren Labbaik Indonesia di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) membantah isu dugaan kekerasan terhadap salah satu santrinya. Pihak pesantren menegaskan kondisi yang dialami santri bernama Irfan Zaki Azizi merupakan masalah kesehatan yang telah dikeluhkan sebelumnya.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa Azizi, santri asal Kabupaten Kayong Utara, ditemukan dalam kondisi wajah lebam dan tidak sadarkan diri. Pihak pesantren sempat menyebut kondisi awal Azizi berkaitan dengan keluhan sakit mata.
Kepala Asrama Pesantren Labbaik Indonesia, Ustaz Muhammad Aziz Shofiuddin, menjelaskan keluhan kesehatan Azizi sebenarnya sudah muncul sejak 9 Maret 2026.
Menurutnya, saat itu Azizi sempat berbincang dengan temannya dan meminta obat karena mengaku mengalami sakit pada bagian mata.
“Pada 9 Maret Azizi sempat berbincang dengan temannya dan meminta obat sakit mata,” ujar Aziz, Sabtu (14/3/2026).
