Samarinda, IDN Times - Investasi sektor pertanian dalam arti luas yang masuk ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) hingga triwulan III-2025 mencapai Rp8,97 triliun. Nilai tersebut berasal dari subsektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kaltim, Fahmi Prima Laksana, mengatakan investasi tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).
“Nilai investasi itu berasal dari PMDN dan PMA,” ujar Fahmi diberitakan Antara di Samarinda, Senin (12/1/2026).
Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, hanya satu daerah yang tidak menerima investasi pada subsektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan, yakni Kota Bontang. Daerah tersebut lebih mengandalkan sektor industri dan jasa.
