Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
SMAN 1 Pontianak Resmi Menolak Pelaksanaan Ulang LCC 4 Pilar
SMAN 1 Pontianak. (IDN Times/Teri).

Pontianak, IDN Times - SMAN 1 Pontianak menyatakan sikap bahwa tidak akan mengikuti pelaksanaan ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI. Sikap tersebut disampaikan secara resmi melalui pernyataan tertulis yang dirilis pihak sekolah, pada Kamis, 14 Mei 2026.

Dalam pernyataannya, Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati menegaskan bahwa langkah yang selama ini diambil bertujuan untuk memperoleh klarifikasi dan konfirmasi terkait mekanisme lomba agar berjalan secara transparan, objektif dan akuntabel.

1. Tak ikut lomba ulang tanpa maksud apapun

Pernyataan sikap SMAN 1 Pontianak. (IDN Times/istimewa).

Indang menerangkan, pihaknya juga menyampaikan bahwa upaya tersebut bukan untuk menyerang atau pun menjatuhkan kredibilitas lembaga penyelenggara maupun pihak tertentu.

“Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,” demikian salah satu poin dalam pernyataan sikap tersebut.

Meski memutuskan tidak ikut dalam lomba ulang, SMAN 1 Pontianak tetap menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan memberikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.

2. Minta maaf usai viral

Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar viral di medsos. (IDN Times/istimewa).

Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan perhatian, dukungan, dan kepedulian dalam menyikapi dinamika yang terjadi selama pelaksanaan lomba.

Selain itu, SMAN 1 Pontianak turut menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul akibat polemik tersebut.

3. Ajak ciptakan iklim pendidikan yang kondusif

Prestasi SMAN 1 Pontianak (instagram.com/smansaptk.informasi)

Pada kesempatan itu, pihak sekolah juga mengajak semua pihak untuk menyelesaikan persoalan dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai persatuan.

Di akhir pernyataannya, SMAN 1 Pontianak berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan nyaman demi menjaga integritas dunia pendidikan.

Editorial Team