Samarinda, IDN Times - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong program hilirisasi di sektor kelautan dan perikanan. Hal tersebut untuk memastikan komoditas unggulan daerah tidak lagi hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi dengan tetap mengedepankan prinsip perikanan berkelanjutan (sustainable fisheries).
Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan DKP Kaltim, Irma Listiawati, mengatakan hilirisasi dilakukan secara integratif dengan cakupan yang lebih luas. Tidak hanya menyasar hasil tangkapan laut dan perairan umum, tetapi juga sektor budidaya yang terus menunjukkan potensi besar.
Sektor budidaya tersebut meliputi tambak, kolam, budidaya pesisir, hingga Karamba Jaring Apung (KJA).
“Potensi perikanan kita sangat beragam. Kami tidak ingin hanya bergantung pada perikanan tangkap. Sektor budidaya terus menunjukkan tren positif setiap tahun, dan keduanya menjadi pilar utama dalam menyokong rantai pasok hilirisasi,” ujarnya dilaporkan Antara di Samarinda, Selasa (24/2/2026).
