Samarinda, IDN Times - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kalimantan Timur melakukan pengukuran geometri Jembatan Mahakam Ulu, Samarinda, guna memastikan keamanan struktur pasca-insiden tabrakan tongkang pada Minggu (25/1/2026). Insiden tersebut tercatat sebagai kejadian ketiga dalam kurun waktu 60 hari terakhir.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim, Muhammad Muhran, mengatakan tim langsung turun ke lapangan setelah menerima informasi awal dari media sosial.
“Begitu mendapat informasi, kami segera melapor ke pimpinan dan turun ke lokasi sekitar pukul 10.00 Wita,” ujar Muhran diberitakan Antara di Samarinda, Minggu (25/1/2026).
