Pontianak, IDN Times - Pemerintah pusat tengah menggulirkan wacana kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi ASN dan pekerja swasta sebagai upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), di tengah kenaikan harga energi global.
Namun ternyata, kebijakan itu tidak berlaku di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa pihaknya belum berencana menerapkan sistem kerja dari rumah maupun work from anywhere (WFA).
Menurutnya, kondisi geografis dan demografis Pontianak tidak menuntut kebijakan tersebut.
“Untuk sementara kita tidak menerapkan WFA. Kita tetap bekerja langsung karena wilayah Pontianak tidak terlalu luas dan ASN juga berdomisili di dalam kota,” terang Edi, Rabu (25/3/2026).
