Samarinda, IDN Times - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memastikan bantuan keuangan (bankeu) untuk 10 kabupaten/kota tetap diupayakan guna mencegah potensi guncangan fiskal di daerah. Ia juga menepis wacana penghapusan bankeu pada 2027.
“Saya sudah instruksikan kepada Sekretaris Daerah agar bantuan keuangan ini tetap diupayakan, meskipun kapasitas anggaran kita sangat terbatas,” ujar Rudy saat Musrenbang Kaltim Antara di Samarinda, Kamis (30/4/2026).
Menurut Rudy, kebijakan ini diambil untuk mengakomodasi berbagai usulan pemerintah daerah, meski Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebenarnya telah ditutup. Saat ini, besaran alokasi bantuan masih dalam tahap pembahasan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
