Maraknya kasus kriminal yang melibatkan anak usia sekolah, mulai dari kekerasan hingga pelecehan seksual, menjadi perhatian serius bagi banyak pihak. Kondisi ini tidak terlepas dari peran orang tua sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam membentuk karakter dan perilaku anak sejak dini.
Pola asuh dan pengawasan yang baik dapat membantu anak tumbuh dengan perilaku positif. Sebaliknya, contoh buruk yang diberikan orang tua berpotensi memicu sikap negatif pada anak dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, orang tua sebaiknya tidak menoleransi perilaku buruk anak. Namun, menegur anak tidak harus dilakukan dengan kekerasan atau amarah. Pendekatan yang lembut dan penuh pengertian justru dinilai lebih efektif agar anak mau memahami kesalahannya tanpa merasa tertekan.
Berikut beberapa perilaku anak yang tidak boleh dibiarkan oleh orang tua:
