Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tiga Investor Masuk IKN, Kucurkan Investasi Jumbo Rp1,27 Triliun
Pengunjung melintas di depan Istana Negara KIPP IKN. (IDN Times/Erik Alfian)

Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara mencatat tiga investor mulai membangun fasilitas penunjang di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan total nilai investasi mencapai Rp1,27 triliun.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan ketiga investor tersebut adalah PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara.

“Total investasi dari kerja sama ini mencapai Rp1,27 triliun,” ujarnya diberitakan Antara, Selasa (17/3/2026).

1. Pembangunan hunian dan fasilitas penunjang

potret istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN) (instagram.com/ikn_id)

Kerja sama tersebut mencakup pembangunan hunian dan berbagai fasilitas penunjang, seperti apartemen, perkantoran, restoran, kafetaria, hingga sport center.

Basuki mengapresiasi komitmen investor yang terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem perkotaan di IKN. Ia menilai kebutuhan fasilitas di kawasan ini masih sangat besar, terutama sektor perhotelan, logistik, dan kuliner.

Menurutnya, kebutuhan akan fasilitas akan terus meningkat seiring pengoperasian sejumlah proyek, seperti sekolah SMA Taruna Nusantara serta pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif hingga 2028.

2. Komitmen memberikan kemudahan berusaha

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono Lapor ke Istana Progres Pembangunan IKN (Instagram.com/@basukihadimuljono)

Otorita IKN, lanjut Basuki, berkomitmen memberikan kemudahan berusaha, termasuk percepatan perizinan bagi investor. Ia juga menyebut saat ini sebagai momentum tepat untuk masuk dan mengembangkan bisnis di IKN.

“Ini waktu terbaik untuk berinvestasi di Nusantara. Kami pastikan dukungan penuh, termasuk percepatan perizinan,” tegasnya.

Secara rinci, PT Starbright International Investment akan membangun apartemen suite, restoran, ritel, dan perkantoran yang ditarget mulai konstruksi pada kuartal II 2027.

3. Pengembangan kafe berkonsep pesawat

Kawasan Istana Gaurda di IKN. (IDN Times/Erik Alfian)

Sementara PT Hauptstadt Indonesia Borneo akan mengembangkan kafe berkonsep pesawat dengan fasilitas lounge dan mini sport mulai kuartal III 2026.

Adapun PT Oceans Resto Nusantara merencanakan pembangunan restoran seafood yang dimulai pada kuartal II 2026.

Editorial Team