Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi beasiswa (pexels.com/Emily Ranquist)
ilustrasi beasiswa (pexels.com/Emily Ranquist)

Banjarmasin, IDN Times – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memastikan biaya kuliah 90 mahasiswa difabel ditanggung penuh hingga lulus. Program ini terlaksana berkat beasiswa dari pemerintah dan dukungan sektor swasta di Kalimantan Selatan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ULM, Muhammad Rusmin Nuryadi, mengatakan kebijakan ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Sejak 2017, beasiswa dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sudah berjalan. Lalu pada 2024, ULM juga mendapat dukungan dari PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” jelas Rusmin diberitakan Antara, Senin (25/8/2025).

1. Beasiswa 20 difabel per tahun

Kampus ULM Banjarmasin.

Beasiswa BYAN diberikan kepada 20 mahasiswa difabel per tahun hingga 2027, dengan empat kali penerimaan dan berlaku sampai mahasiswa penerima lulus.

“Kami berharap kemitraan ini berlanjut agar akses pendidikan inklusif di ULM semakin kuat,” ujarnya.

2. Pendampingan khusus mahasiswa difabel

ilustrasi beasiswa (pexels.com/Feedyourvision)

Selain bantuan biaya kuliah, ULM juga menyiapkan pendampingan khusus. Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi relawan yang membantu mobilitas, komunikasi, dan adaptasi lingkungan bagi mahasiswa difabel.

“Sejak proses seleksi mahasiswa baru, ULM membuka kesempatan yang sama bagi difabel untuk memilih jurusan sesuai minat, kecuali prodi dengan keterbatasan teknis seperti kedokteran,” tambah Rusmin.

3. Komitmen ULM menjaga kualitas pendidikan

Universitas ULM

Ia menegaskan, kebijakan inklusif ini menjadi komitmen ULM untuk tidak hanya menjaga kualitas pendidikan, tetapi juga menjamin kesetaraan hak semua warga negara dalam mengenyam pendidikan tinggi.

Editorial Team