Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Usai Kebakaran, Andi Harun Pastikan Pemulihan Cepat Pasar Segiri
Sejumlah warga berdiri pada lokasi kebakaran di Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (26/3/2026). Kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya 44 bangunan yang terdiri dari 20 petak kios dan 24 rumah toko ludes terbakar. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar

Samarinda, IDN Times - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, langsung bergerak merespons kebakaran yang melanda Pasar Segiri dengan turun ke lokasi untuk meninjau kondisi pascakejadian, Kamis (26/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan hanya beberapa jam setelah kebakaran terjadi pada dini hari.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan langkah penanganan segera dilakukan, mulai dari pendataan hingga rencana pembangunan kembali area terdampak.

“Secara resmi pemerintah kota hari ini turun untuk melihat langsung pascakebakaran di Pasar Segiri subuh tadi. Sebelumnya Dinas Perdagangan bersama dinas teknis lain seperti pemadam kebakaran dan Satpol PP juga sudah lebih dulu berada di lokasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

1. Pendataan kerusakan akibat kebakaran

Wali Kota Samarinda Andi Harun. Foto istimewa

Berdasarkan laporan sementara, jumlah bangunan yang terdampak cukup signifikan, terutama di bagian belakang pasar. Sekitar 20 unit bangunan dilaporkan mengalami kerusakan. Selain itu, area los sayur menjadi salah satu titik terparah. Tercatat sekitar 140 los terdampak akibat kebakaran tersebut.

Dari total area yang terbakar, satu klaster memiliki luas sekitar 15 x 80 meter, dengan jumlah pedagang terdampak mencapai 56 orang.

Menurut Andi Harun, kehadiran pemerintah di lokasi bertujuan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus mempercepat langkah penanganan.

“Tujuan kita turun langsung ini untuk mengidentifikasi kejadian dan melihat kondisi setelah api berhasil dipadamkan,” paparnya.

2. Komitmen Pemkot Samarinda dalam menangani kebakaran

Foto udara lokasi kebakaran di Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (26/3/2026). Kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya 44 bangunan yang terdiri dari 20 petak kios dan 24 rumah toko ludes terbakar. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan berlama-lama menangani dampak kebakaran, khususnya terkait nasib para pedagang yang kehilangan tempat usaha.

Pemkot Samarinda, lanjutnya, telah menyiapkan langkah cepat untuk membangun kembali area yang terdampak.

“Dalam waktu dekat kita akan segera melakukan pembangunan kembali. Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk membahas hingga ke tahap teknis,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, pembersihan lokasi kebakaran akan segera dilakukan dan ditargetkan dimulai dalam waktu satu hingga tiga hari ke depan.

Setelah itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama instansi terkait akan menyusun desain pembangunan kembali.

3. Percepatan aktivitas pedagang korban kebakaran

Seorang warga berjalan pada lokasi kebakaran di Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (26/3/2026). Kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya 44 bangunan yang terdiri dari 20 petak kios dan 24 rumah toko ludes terbakar. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar

Andi Harun menilai percepatan pembangunan sangat penting agar para pedagang bisa segera kembali beraktivitas.

Ia juga mengaku prihatin atas kerugian yang dialami para pedagang. Berdasarkan hasil dialog langsung di lokasi, kerugian material yang dialami cukup besar.

“Tadi saya sempat berbincang dengan beberapa pedagang, ada yang mengalami kerugian hingga Rp200 juta, bahkan ada yang mencapai Rp300 juta,” ungkapnya.

Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk mempercepat penanganan agar para pedagang tidak terlalu lama terdampak.

“Kasihan para pedagang kalau terlalu lama. Mereka sudah mengalami kerugian material yang cukup besar,” ujarnya.

4. Perencanaan konstruksi pembangunan pasar

Seorang warga berdiri di atas puing kebakaran di Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (26/3/2026). Kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya 44 bangunan yang terdiri dari 20 petak kios dan 24 rumah toko ludes terbakar. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar

Ia menambahkan, proses pembangunan kembali diperkirakan tidak akan memakan waktu lama karena konstruksi bangunan yang direncanakan relatif sederhana.

“Bangunannya tidak memerlukan konstruksi yang rumit, sehingga kita harapkan prosesnya bisa cepat,” katanya.

Bahkan, ia menargetkan pembangunan dapat segera dimulai setelah dua tahap utama diselesaikan, yakni pembersihan lokasi dan penyusunan desain.

“Mudah-mudahan minggu depan kita sudah bisa mulai tindak lanjut pembangunan,” ucapnya.

Dengan langkah cepat tersebut, Pemkot Samarinda berharap para pedagang dapat segera kembali beraktivitas dan roda ekonomi di Pasar Segiri pulih seperti semula.

Editorial Team