Banjarmasin, IDN Times - Pandemi virus corona atau COVID-19 tak hanya mengancam manusia tetapi juga satwa liar. Perawatan satwa yang dipersiapkan untuk dilepasliarkan ke alam jadi terhambat karena keterbatasan gerak para keeper selama merawat mereka di pusat konservasi.
Hal ini dialami oleh Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) yang mengalami kendala dalam pengelolaan rescue center untuk perawatan bekantan (Nasalis larvatus) dan satwa liar lainnya.
Dikutip dari Antara, Ketua Sahabat Bekantan Indonesia, Amalia Rezeki mengatakan, "Sejak merebaknya pandemi COVID-19 dan kebijakan pemerintah terkait social distancing, membuat ruang gerak kita terbatas," ujarnya pada Jumat (10/4).