TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Begal Pemecah Kaca Mobil Marak di Kalbar, Modusnya Mengejutkan!

Komplotan asal Palembang berhasil dilumpuhkan

Tiga baris kanan adalah komplotan pencurian uang ratusan juta dengan memecahkan kaca mobil korban, mereka diamankan polisi terpisah yakni ditangkap di Pontianak dan Palembang, Selasa (1/8/2023). (IDN Times/Tri Purnawati)

Pontianak, IDN Times - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menangkap tiga orang komplotan begal pemecah kaca mobil asal Palembang. Modus pencurian uang ratusan juta ini mengejutkan dengan menggunakan cincin modifikasi yang dengan mudah memecahkan kata mobil korban. 

“Pencurian yang pecah mobil di Singkawang, korban kehilangan uang senilai Rp60 juta. Sedangkan kasus pencurian di Pontianak dengan membobol jok motor dan mengambil uang Rp50 juta,” kata Direktur Reskrimum Polda Kalbar Komisaris Besar Pol Bowo Gede Imantio, Rabu (2/8/2023).

Baca Juga: Resep Pengkang Pontianak Lezat, Cita Rasanya Autentik

1. Para korban adalah nasabah bank

Dirreskrimum Polda Kalbar, Kombes Pol Bowo Gede Imantio memperlihatkan cincin modifikasi yang digunakan pelaku untuk memecahkan kaca mobil korban, pada Selasa (1/8/2023). (IDN Times/Tri Purnawati)

Bowo mengatakan, pengungkapan komplotan begal ini berkat pengakuan salah seorang pelaku yang kebetulan adalah warga Pontianak Timur inisial H hingga berhasil membekuk dua pelaku lainnya inisial A dan I dari Palembang. 

Selama ini, mereka melancarkan aksinya di dua titik, yakni di Pontianak Utara, dan Singkawang.

TKP pencurian ini terjadi di Jalan Ratu Sepundak, Kelurahan Sei Wei, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, pada Selasa (25/7/2023). Dan di Jalan Gusti Situt Mahmud, Kecamatan Pontianak Utara tepat di depan warung nasi Achai, pada Kamis (27/7/2023).

Komplotan ini mengincar para korban nasabah bank, mereka yang baru pulang usai mengambil uang diikuti oleh pelaku. Bahkan, korban yang membawa mobil diincar dengan cara membuat ban mobil korban kempis.

2. Modus pencurian uang nasabah

Ilustrasi uang (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Setelah mengetahui target korban, pelaku berinisial A membocorkan ban mobil korban menggunakan besi payung dengan menjepit ke kakinya, dan diselipkan ke ban mobil korban.

"Setelah membocorkan ban milik korban, para pelaku ini membuntuti korban dari belakang. Saat korban berhenti dan cari bantuan, pelaku memecahkan kaca mobil korban,” ungkap Bowo. 

Para komplotan sudah merencanakan aksinya dengan membuat cincin yang dimodifikasi sehingga cincin tersebut dapat memecahkan kaca mobil. Saat ban mobil korban kempis, korban keluar mencari bantuan.

Di saat itu pelaku berinisial I mendekati mobil korban dan memecahkan kaca mobil korban menggunakan cincin yang sudah dimodifikasi. "Kaca mobil korban yang sudah pecah, kemudian didorong ke arah bagian dalam, selanjutnya pelaku langsung mengambil uang Rp60 juta milik korban," ungkap Bowo.

3. Polisi menerima laporan dari korban

Polda Kalimantan Barat menggelar konferensi pers terkait beberapa kasus, salah satunya adalah kasus pencurian uang nasabah bank di Kalimantan Barat, pada Selasa (1/8/2023). (IDN Times/Tri Purnawati)

Bowo menjelaskan, ketiga pelaku ini berhasil ditangkap setelah pihaknya menerima laporan atas kedua aksi yang mengincar para nasabah bank tersebut.

Peristiwa di Pontianak Utara, pelaku melancarkan aksinya dua orang. Mereka membuntuti korban yang merupakan nasabah bank usai mengambil uang Rp50 juta dan disimpan di jok motor.

Di saat korban memarkirkan sepeda motor dan lengah, pelaku berinisial I merusak kunci jok motor menggunakan kunci T kemudian mengambil uang korban senilai Rp50 juta.

Ditegaskan Kombes Pol Bowo atas apa yang dilakukan oleh A dan I serta H, pihaknya menjerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Baca Juga: Lepas Kangen, Anak Binaan Lapas Pontianak Menginap dengan Orangtua

Berita Terkini Lainnya