Menginspirasi, Kutim Jadi Rujukan Belajar Kota Palopo

Sukses kembangkan sektor agribisnis

Sangatta, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk kesekian kalinya menjadi rujukan daerah lain sebagai tempat belajar. Kali ini Kota Palopo yang berkunjung ke daerah "Tuah Bumi Untung Benua" (slogan Kabupaten Kutim) untuk menimba ilmu dan berbagi. 

1. Agribisnis di Kutim menjadi pusat perhatian Pemkab

Menginspirasi, Kutim Jadi Rujukan Belajar Kota PalopoPixabay/choukyin

Rombongan pejabat Kota Palopo yang dipimpin Wawali Palopo Rahmat Masri Bandaso disambut Wabup H Kasmidi Bulang dalam suatu malam welcome party sekaligus jamuan makan malam di Bukit Pelangi, Kamis (31/1/2019).

Keesokan harinya Jumat (1/2/2019) dilanjutkan dengan pertemuan di Kantor Bupati. Pertemuan dipimpin Kadistan Kutim Sugiono didampingi beberapa pejabat lingkup Pemkab Kutim lainnya.

"Alhamdulillah Kutim kembali dijadikan tujuan daerah lain untuk berbagi pengalaman. Khususnya untuk bidang-bidang yang memang telah cukup berkembang baik di daerah ini. Seperti sektor pertanian dalam arti luas," kata Kasmidi mewakili Bupati Kutim H Ismunandar dimalam penyambutan.

Namun menurut Kasmidi, tak hanya agribisnis yang bisa dipelajari dari Kutim. Karena ada pengelolaan program kolaborasi Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan melalui Forum MSH CSR hingga hal-hal lainnya.

2. Untuk selanjutnya, akan merencakan dua sektor lagi

Menginspirasi, Kutim Jadi Rujukan Belajar Kota PalopoPixabay

Sementara itu Wakil Walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso merasa sangat bahagia dengan sambutan hangat dari Pemkab Kutim. Apalagi ditambah kunjungan ke menara sembilan puluh sembilan Asma'ul Husna ikon Masjid Al-Faruq Komplek Islamic Center Kutim. Serta juga berkunjung ke PT Kaltim Prima Coal (KPC).

"Kami tidak menyangka mendapat sambutan yang luar biasa," sebut Rahmat diruang Arau Kantor Bupati.

Dijelaskan olehnya, tujuan kunjungan kerja yang dilakukan olehnya beserta rombongan DPRD Palopo adalah mendapatkan inspirasi dan ingin belajar dari pengalaman Kutim. Banyak hal yang tentunya nanti dapat diimplementasikan setelah kembali dari Kutim ke Palopo.

"Salah satunya sektor (pengelolaan) pertanian hingga distribusi pupuk bersubsidi. Kutai Timur memberikan inspirasi bahwa banyak hal yang dipelajari," kata Rahmad.

Rahmat berharap, hasil kunjungan kerja dari Kutim kali ini dapat membuat Palopo melangkah lebih jauh dalam pembangunan sektor pertanian. Sehingga ke depan menjadi kawasan agropolitan serta bisa mengembangkan sektor perternakan. 

Topik:

  • Ester Ajeng

Berita Terkini Lainnya