Comscore Tracker

TNI Pastikan DNA Kerangka Pembunuhan Oknum Tentara di Balikpapan

Sample jenazah korban dikirimkan ke forensik Polda Jatim

Balikpapan, IDN Times - Polisi Militer Kodam Mulawarman sedang memastikan apakah penemuan kerangka di Jalan Transad KM 8 TPA Manggar Balikpapan Timur merupakan jenazah Rizki Rahmadani (30) atau Kiki. Guru SDN 008 Balikpapan ini diduga menjadi korban pembunuhan keji oknum TNI berpangkat Prajurit Kepala inisial MM (32) dari Yonif 600 Raider Modang VI Mulawarman.

“Kami sedang memastikan DNA jenazah korban apakah identik dengan korban RR ini, “ kata Kepala Penerangan Kodam Mulawarman Letnan Kolonel Taufik Hanif, Selasa (4/5/2021).

Penyidik TNI terus memproses penanganan kasus pembunuhan kekasih oleh oknum tentara Balikpapan dengan latar masalah asmara. Pelakunya sepertinya kesal terus didesak agar secepatnya menikahi korban, sedangkan ia masih ingin melanjutkan pendidikan sekolah calon bintara TNI.

Korban sengaja dipancing, dilumpuhkan dan dibuang di jurang area perbukitan Manggar Balikpapan Timur. Pelaku adalah seorang oknum TNI terlatih dari kesatuan tempur elit Kodam Mulawarman.

1. Pengujian sampel DNA kerangka dan keluarga korban

TNI Pastikan DNA Kerangka Pembunuhan Oknum Tentara di BalikpapanPixabay.com/Clker-Free-Vector-Images

Dalam proses penyidikan kasus, TNI memastikan identitas korban lewat pengujian uji sample DNA penemuan kerangka dengan milik keluarga korban.

Untuk itu, pihak Kodam Mulawarman meminta bantuan Pusat Forensik Polda Jawa Timur (Jatim) guna memastikan identitas korban ini. Sample DNA kerangka dan keluarga korban pun sudah dikirimkan guna menjalani analisa.

“Kami sudah kirimkan sepekan lalu ke pihak Forensik Polda Jatim,” papar Taufik,

Sehingga pada akhir bulan Mei ini, Taufik memperkirakan sudah ada kepastian tentang identitas korban dikaitkan  penemuan kerangka jenazah di Transad KM 8.

2. Tersangka oknum tentara Balikpapan masih ditahan

TNI Pastikan DNA Kerangka Pembunuhan Oknum Tentara di BalikpapanIlustrasi tentara. Unsplash/Stijn Swinnen

Penanganan kasus pembunuhan guru SD memang masih menunggu hasil uji forensik DNA korban di Polda Jatim. Dalam prosesnya ini, TNI masih menahan tersangka MM dalam sel POM Kodam Mulawarman.

Sebelumnya, penyidik TNI sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi kunci dari pihak keluarga korban hingga pengakuan tersangka. Berkat pengakuannya ini akhirnya TNI menemukan kerangka manusia yang diduga merupakan jenazah Rizki Rahmadani

Baca Juga: Ceria namun Misterius, Korban Pembunuhan Oknum TNI di Balikpapan

3. Kronologis pembunuhan guru SD Balikpapan

TNI Pastikan DNA Kerangka Pembunuhan Oknum Tentara di BalikpapanKronologis pembunuhan guru SD 008 Balikpapan oleh Kaltim. (IDN Times/Sakti)

Pada tanggal 1 Maret 2021, Kiki berpamitan ke orangtuanya untuk mengurus administrasi serta mengambil baju Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandara Kirana di Kelurahan Manggar. Baju seragam lazim dimiliki para istri prajurit TNI AD.

Saat itu, Kiki diduga bertemu dengan pelaku mengingat lokasi markas Yonif 600 Raider memang berada di Manggar.

Pelaku dan korban lantas berboncengan naik motor ke area perbukitan di Manggar Balikpapan Timur. Kawasan ini terkenal sepi dari aktivitas masyarakat setempat.  Entah tujuan apa mereka berdua menuju ke tempat ini.

Namun di tempat ini, pelaku diduga menghabisi nyawa korban dengan tangan kosong serta melemparkan tubuhnya ke jurang. Pelaku  meninggalkan korban tanpa merasa berdosa.

Beberapa waktu kemudian, pelaku mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna menghilangkan barang bukti (BB) seperti baju dan identitas korban.

4. Keluarga korban mencari anaknya selama sebulan

TNI Pastikan DNA Kerangka Pembunuhan Oknum Tentara di BalikpapanKenangan para guru SDN 008 Balikpapan dengan almarhum. Foto Istimewa

Kepergian Kiki tentunya membuat cemas ayah korban Kuswanto (60) di mana tidak biasanya putrinya ini tak pulang hingga larut malam. Pria lanjut pun mencoba menghubungi Praka MAM yang sudah dikenalnya.

Namun di sini, MAM berlagak pilon dengan mengaku tidak mengetahui keberadaan Kiki. Ia mengaku mengantarkan Kiki pulang mengendarai sepeda motor bersama temannya.

Bukan hanya sampai di situ, pelaku juga berlagak pura-pura ikut sibuk mencari keberadaan Kiki ke sejumlah kenalan.

Berhari-hari tanpa kabar, Kuswanto akhirnya melaporkan kasus kehilangan anaknya ke Polresta Balikpapan. Ia pun akhirnya berinisiatif melaporkan permasalahan tersebut ke Polisi Militer Kodam Mulawarman.

5. Jenazah korban ditemukan sebulan kemudian

TNI Pastikan DNA Kerangka Pembunuhan Oknum Tentara di BalikpapanKorban pembunuhan oknum TNI di Balikpapan Rizki Rahmadhini. Foto Istimewa

Selama proses pencarian korban, warga Balikpapan heboh dengan penemuan mayat tersisa tulang belulang di Jalan Transad KM 8 pada awal bulan April 2021. Informasi masih simpang siur dan dianggap sebagai merupakan orang hilang. Proses penyelidikan akhirnya berujung penetapan pelakunya oknum anggota TNI.

Pada 12 April 2021, pihak militer mengabarkan keluarga korban tentang penemuan jenazah korban di sebuah lokasi jurang di Manggar. Kekasih korban juga mengaku sebagai pelaku utama pembunuhan Kiki.

Motifnya pembunuhan adalah frustrasi selalu didesak korban untuk segera menikahinya. Padahal ia merasa belum siap berumah tangga.

Kodam Mulawarman menahan pelaku serta memprosesnya agar disidangkan dalam Pengadilan Militer Kodam Mulawarman. Militer serius memproses kasus ini yang dianggap sudah mencoreng nama baik militer.

6. Keluarga meminta hukuman mati pada pelaku

TNI Pastikan DNA Kerangka Pembunuhan Oknum Tentara di BalikpapanAyah korban pembunuhan Kuswanto. Foto Istimewa

Keluarga korban murka dengan fakta mengejutkan di mana pelaku utama pembunuhan adalah MAM. Padahal Kiki dan MAM sudah hampir 2 tahun ini menjalin kasih saat keduanya berkenalan lewat media sosial.

Mereka makin kesal mengingat pelaku selama ini berlagak pilon seolah-olah tidak tahu keberadaan korban. Dengan ikut membantu keluarga dalam pencarian korban

“Selama ini pelaku biasanya bersikap sopan pada setiap orang,” papar Kuswanto.

Karenanya, Kuswanto tidak segan meminta pengadilan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya ditimpakan pada pelaku. Kalau perlu, hukuman mati atas pembunuhan berencana terhadap korban.   

Baca Juga: Kronologis Pembunuhan Guru Balikpapan oleh Kekasih Oknum TNI

Topic:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya