Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tim futsal Kaltim saat berlaga di PON Aceh-Sumut 2024. Pada Porprov 2026 nanti, diharapkan jadi panggung atlet Kaltim. (Dok. Humas PON)
Tim futsal Kaltim saat berlaga di PON Aceh-Sumut 2024. Pada Porprov 2026 nanti, diharapkan jadi panggung atlet Kaltim. (Dok. Humas PON)

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyerahkan bonus uang tunai senilai total Rp67,6 miliar kepada ratusan atlet yang telah mengharumkan nama daerah di ajang olahraga nasional.

“Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas perjuangan kalian. Meski mungkin nilainya belum seberapa, kami berkomitmen agar ke depan anggarannya dapat ditingkatkan,” ujar Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, diberitakan Antara di Samarinda, Kamis (27/11/2025).

1. Prestasi kontingen atlet Kaltim pada PON XXI Aceh-Sumut

Gubernur Kaltim dalam konser skala nasional HUT RI ke-80. (Dok. Istimewa)

Kontingen Benua Etam sebelumnya sukses menempati peringkat kedelapan pada PON XXI Aceh–Sumut dan posisi ke-13 di Peparnas XVII Solo pada 2024. Rudy menegaskan pentingnya membangun mental juara dan kedisiplinan tinggi untuk menghadapi kompetisi selanjutnya, mulai dari PON di NTT–NTB hingga menuju level Olimpiade.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa dari total anggaran bonus sebesar Rp81,5 miliar yang bersumber dari APBD Perubahan 2025, sebanyak Rp67,6 miliar dialokasikan untuk atlet PON.

“Atlet peraih medali emas kategori perorangan menerima apresiasi tertinggi sebesar Rp317 juta, disusul peraih perak Rp175 juta, dan perunggu Rp90 juta,” kata Faisal.

2. Banjir bonus hingga ratusan juta rupiah

Atlet hoki putri Kaltim (kuning) saat berlaga pada PON XXI Aceh-Sumut. (Dok. Antara Foto)

Untuk kategori beregu dua hingga empat orang, peraih emas mendapat bonus sekitar Rp200 juta, sementara tim dengan anggota lebih dari empat orang memperoleh sekitar Rp100 juta.

Adapun bonus bagi atlet disabilitas yang berlaga di Peparnas ditetapkan sebesar Rp13,9 miliar. Total 747 orang, terdiri atas atlet, pelatih, ofisial teknik, dan manajer, tercatat sebagai penerima manfaat.

3. Penghargaan khusus bagi atlet Kaltim berprestasi

Tim futsal Kaltim saat berlaga di PON Aceh-Sumut 2024. Pada Porprov 2026 nanti, diharapkan jadi panggung atlet Kaltim. (Dok. Humas PON)

Penghargaan khusus juga diberikan kepada dua pemecah rekor nasional dari cabang angkat berat, yakni Firda Khairunnisa dan Widari.

“Pemberian bonus ini diharapkan dapat menguatkan jati diri dan menumbuhkan rasa percaya diri generasi muda bahwa Kalimantan Timur memiliki talenta dengan karakter unggul,” tutur Faisal.

Editorial Team