Pesepak bola Borneo FC Samarinda Juan Felipe Villa (kiri) berusaha melewati pesepak bola Persijap Jepara Yaya Sogodogo (kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026). . ANTARA FOTO/Nirza/app/tom.
Mauro mengatakan, analisis video menjadi salah satu cara untuk mempelajari kekuatan dan kelemahan Java United di tengah terbatasnya waktu persiapan.
“Pada dasarnya, kami memahami bahwa kami hanya memiliki jeda tiga hari antarpertandingan karena baru saja tiba dari Thailand. Kami akan melakukan persiapan seperti biasanya, yakni menganalisis lawan dan melihat kekuatan serta kelemahan mereka dalam waktu singkat. Kami harus lebih banyak menggunakan video daripada latihan,” kata Mauro Jeronimo, dikutip dari I.League.
Meski menghadapi tantangan kebugaran akibat perjalanan panjang, Mauro memastikan para pemain tetap bersemangat dan siap menghadapi pertandingan. Ia juga membuka peluang rotasi untuk menjaga kondisi fisik skuad di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Menurutnya, kedalaman skuad menjadi modal penting bagi Borneo FC untuk menghadapi situasi tersebut. Ia pun tetap percaya diri dengan kesiapan timnya.
“Para pemain tetap bersemangat karena sepak bola adalah tentang pertandingan. Kami memahami bahwa secara fisik harus berusaha lebih keras karena perjalanan panjang, tetapi para pemain siap. Kami juga memiliki pemain yang bisa dirotasi jika diperlukan, jadi kami tetap percaya diri,” ujarnya.