Ditekuk Persebaya, Isenmulang Kalteng FC Makin Terpuruk di Super League

Isenmulang Kalteng FC kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027, sekaligus mencatat empat kekalahan beruntun.
Sebagai tim promosi, Isenmulang berada di dasar klasemen dengan minus dua poin, sedangkan Persebaya menempati posisi keempat dengan delapan poin.
Pelatih Mundari Karya menilai permainan tim membaik, namun transisi, serangan balik, dan penyelesaian akhir perlu dievaluasi setelah gol penalti Alex Martins menentukan kemenangan Persebaya.
Balikpapan, IDN TImes - Isenmulang Kalteng FC menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027. Pelatih Mundari Karya mengakui timnya masih memiliki sejumlah kelemahan, terutama dalam transisi permainan dan penyelesaian akhir.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (9/10/2026) malam. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Isenmulang yang belum meraih kemenangan pada awal musim.
Sebagai tim promosi, Isenmulang kini terpuruk di dasar klasemen dengan minus dua poin dari empat pertandingan yang telah dijalani. Sementara itu, Persebaya menempati peringkat keempat dengan koleksi delapan poin dari empat laga.
1. Pelatih Isenmulang FC klaim permainan timnya meningkat

Pelatih Isenmulang Kalteng FC Mundari Karya, Rabu (2/9/2026). IG_ mundarikarya_ Meski kalah, Mundari tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia menilai penampilan Isenmulang menunjukkan perkembangan dibandingkan tiga pertandingan sebelumnya, terutama dari segi semangat dan upaya membangun serangan.
“Kalau kita bandingkan dengan tiga pertandingan sebelumnya, hari ini ada pembeda. Para pemain bertekad untuk bermain baik dan mencari kemenangan,” ujar Mundari, dikutip dari I.League.
Namun, Mundari menilai timnya masih perlu membenahi dua aspek utama, yakni transisi permainan dan penyelesaian akhir.
2. Respons transisi Isenmulang menjadi sorotan

Pesepakbola Isenmulang Kalteng FC Sergio De Mondanca Siqueira Filho (kiri) berusaha mempertahankan bola dari hadangan pesepakbola Arema FC Diego Luiz Landis (kanan) dalam pertandingan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/YU Menurutnya, respons pemain saat kehilangan bola masih belum konsisten. Mereka harus lebih cepat menentukan langkah, baik dengan melakukan pressing untuk merebut bola maupun merapatkan barisan pertahanan melalui skema mid block.
Selain itu, strategi serangan balik yang diasah selama dua pekan latihan belum berjalan maksimal. Persebaya mampu mengantisipasi pola serangan tersebut sehingga peluang Isenmulang untuk melancarkan counter attack menjadi terbatas.
“Dalam dua minggu terakhir, kami banyak berlatih menyerang, terutama saat melakukan counter attack. Namun, Persebaya juga mengantisipasi strategi itu sehingga peluang untuk melakukan serangan balik menjadi terbatas,” jelasnya.
3. Sektor lini depan juga dipersoalkan

Striker Isenmulang Kalteng FC, Sergio Mendonca. IG_sergio_mendonca_s9 Penyelesaian akhir juga menjadi perhatian Mundari. Ia menilai para pemain harus lebih efektif memanfaatkan peluang agar Isenmulang mampu mencetak gol dan meraih hasil positif pada pertandingan berikutnya.
Dalam laga tersebut, Persebaya memastikan kemenangan melalui gol penalti Alex Martins pada penghujung babak pertama.
Hasil ini membuat Isenmulang harus segera berbenah untuk memutus tren kekalahan dan memperbaiki posisinya di klasemen BRI Super League 2026/2027.



















