Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penyerang Borneo FC, Leo Gaucho kembali gagal mempersembahkan kemenangan bagi Borneo FC. (DOK. PT LIB)
Penyerang Borneo FC, Leo Gaucho kembali gagal mempersembahkan kemenangan bagi Borneo FC. (DOK. PT LIB)

Balikpapan, IDN Times - Drama tersaji di Stadion Pakansari, saat Borneo FC dijamu Persija Jakarta, Selasa (10/12/2024) malam. Sempat tertinggal 0-1 dari tuan rumah lewat gol Gustavo, Pesut Etam berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan pemain pengganti, Habibi pada pada detik akhir pertandingan.

Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

Pada pertandingan ini, Persija harus tampil dengan 10 pemain sejak menit 37. Wasit Yudi Nurcahya mengganjar Ondrej Kudela dengan kartu merah setelah pelanggaran kerasnya terhadap Kei Hirose.

Meski tampil dengan 10 pemain, Persija justru tampil lebih efektif dan mencetak gol lebih dulu lewat Gustavo pada menit 86. Gol tercipta setelah kiper Borneo FC, Nadeo gagal mengantisipasi umpan jauh Andritany.  

Sebelum gol Gustavo, Persija sebenarnya sempat mencetak gol lewat Ryo Matsumura. Sayang gol pemain asal Jepang ini dianulir wasit.  Hasil seri ini memperpanjang catatan tak pernah menang Borneo FC pada empat pertandingan terakhir. 

1. Pelatih Borneo FC klaim timnya layak menang

Pelatih Borneo FC Pieter Huistra (IDN Times / Erik Alfian)

Pelatih Borneo FC Pieter Huistra menilai anak asuhnya layak mengemas tiga poin pada pertandingan ini. Apalagi, setelah Persija bermain degan 10 pemain sejak menit 37. Praktis, Pesut Etam, menguasai jalannya pertandingan.

“Kami cukup puas karena bisa membawa pulang poin, meski seharusnya kami bisa menang,” kata pelatih asal Belanda ini selepas pertandingan.

2. Pieter bela Nadeo

Nadeo Argawinata (Instagram.com/nadeowinataa)

Pada kesempatan tersebut, Pieter juga turut mengomentari blunder yang dilakukan Nadeo. Kesalahan Nadeo mengantisipasi bola memang membuat penyerang Persija, Gustavo dengan mudah mencetak gol ke gawang Borneo.

Alih-alih menyalahkan Nadeo, Pieter tetap mengapresiasi penampilan apik kiper asal Kediri itu.

“Nadeo bermain dengan sangat bagus. Senang bisa melihat dia bermain bagus di pertandingan ini dan mendapat hasil bagus. Dia melakukan beberapa penyelamatan. Jika kamu lihat, lapangan pertandingan penuh dengan air hingga kecepatan bola mungkin tidak bisa diprediksi sehingga bisa memunculkan kesalahan,” kata Pieter membela.

3. Soroti pemain Persija yang kerap membuang waktu

Pemain Persija Gustavo (jersey oranye) mencetak gol bagi Persija. (DOK. PT LIB)

Pieter juga menyorot sikap pemain lawan yang kerap berusaha membuang-buang waktu. Pemain, kata Pieter terlalu mudah jatuh. Beruntungnya, wasit dengan bantuan VAR tetap menambahkan waktu yang terbuang.

“Untungnya, wasit membuat keputusan yang benar. Jadi saya rasa ini sangat bagus jika kita bisa terus seperti ini,” katanya.

Tambahan waktu ini juga yang akhirnya membuat Habibi sukses mencetak gol penyeimbang di detik akhir pertandingan.

Hasil seri ini untuk sementara membuat Borneo FC duduk di peringkat 4 klasemen sementara. Sedangkan Persija kini nangkring di posisi 3 klasemen.

Editorial Team