Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Fabio Lefundes Optimistis, Borneo FC Siap Mati-matian di Dua Laga Sisa
Pelatih Borneo FC Samarinda Fabio Lefundes (tengah) mengontrol bola yang mengarah ke dirinya saat mendampingi timnya melawan PSBS Biak dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (11/4/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Samarinda, IDN Times - Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyiapkan strategi khusus untuk menjaga kebugaran fisik dan mental para pemainnya jelang laga krusial menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (17/5/2026) malam.

Usai meraih kemenangan penting 3-2 atas Bali United, skuad Pesut Etam tidak langsung kembali ke Samarinda, Kalimantan Timur. Fabio Lefundes memilih membawa tim langsung menuju Yogyakarta untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus pemulihan kondisi pemain.

Langkah tersebut dinilai efektif untuk memangkas waktu perjalanan dan menjaga atmosfer positif tim di tengah ketatnya persaingan perebutan gelar juara Super League musim 2025/2026.

1. Borneo FC memilih latihan di Yogyakarta

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Komang Teguh Trisnanda (kanan) menendang bola ke arah gawang lawan yang gagal diadang penjaga gawang PSBS Biak Dimas Galih (kiri) dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (11/4/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Keputusan menetap di Yogyakarta diambil setelah mempertimbangkan padatnya jadwal pertandingan serta risiko kelelahan apabila tim harus kembali ke Samarinda terlebih dahulu. Selain lebih dekat ke Jepara, Yogyakarta juga dinilai memiliki fasilitas latihan yang mendukung proses recovery dan persiapan tim.

Kondisi skuad Borneo FC pun disebut dalam keadaan siap tempur setelah menjalani official training di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (16/5/2026) sore. Kemenangan dramatis atas Bali United sebelumnya juga menjadi suntikan motivasi besar bagi para pemain.

“Semua pemain dalam kondisi bagus. Setelah dari Bali kami langsung ke Yogyakarta supaya lebih mudah. Kalau balik ke Samarinda waktunya akan mepet. Besok pertandingan sulit karena mereka punya motivasi tinggi. Tapi pemain dan official siap menghadapi Persijap Jepara,” ujar Fabio Lefundes dalam website Borneo FC.

2. Mengurangi perjalanan panjang jelang laga Persijap Jepara

Pesepak bola Persijap Jepara Najeeb Yakubu (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persis Solo Kodai Tanaka (kanan) pada pertandingan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (13/9/2025). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/nz

Pelatih asal Brasil itu menegaskan, strategi mengurangi perjalanan panjang dilakukan agar fokus pemain tetap terjaga, baik dari sisi fisik maupun mental, menjelang laga penting tersebut.

Fabio juga menilai konsistensi Borneo FC sepanjang musim menjadi modal besar dalam persaingan papan atas. Menurutnya, performa stabil yang ditunjukkan Pesut Etam selama 32 pertandingan membuktikan timnya layak bersaing dalam perebutan gelar juara.

3. Target kemenangan bagi Borneo FC

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Mariano Ezequiel Peralta (kiri) berselebrasi bersama rekannya Juan Felipe Villa Ruiz (kanan) usai mencetak gol ke gawang Bali United saat pertandingan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (11/5/2026). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU

Dengan menyisakan dua pertandingan lagi, Fabio menegaskan target timnya hanya satu, yakni meraih kemenangan di setiap laga.

“Sekarang kami masih punya dua pertandingan lagi. Kami akan berusaha mendapatkan poin penuh dan melihat hasil tim lain yang bersaing di papan atas. Tapi menurut saya pribadi, kami sudah menciptakan sesuatu yang luar biasa musim ini,” tegasnya.

Situasi tersebut membuat Borneo FC harus tampil sempurna hingga akhir musim. Meski peluang juara juga bergantung pada hasil rival di papan atas, Pesut Etam masih memiliki kesempatan untuk terus memberi tekanan kepada Persib Bandung hingga pekan terakhir kompetisi.

Editorial Team