Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSM Makassar (jersey merah) ditahan imbang PSBS Biak pada pertandingan pekan ke-19 Liga 1, Sabtu (18/1/2025). (Dok. Instagram PSM Makassar)
PSM Makassar (jersey merah) ditahan imbang PSBS Biak pada pertandingan pekan ke-19 Liga 1, Sabtu (18/1/2025). (Dok. Instagram PSM Makassar)

Balikpapan, IDN Times - PSM Makassar harus puas berbagi poin dengan PSBS Biak setelah bermain imbang 1-1 pada pekan ke-19 Liga 1 di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Sabtu (18/1/2025) sore.

Gol penyelamat dari striker anyar mereka, Balotelli, di menit 90+3 menghindarkan Juku Eja dari kekalahan.

1. Imbang, PSM Makassar naik ke peringkat 4

Hasil seri kontra PSBS Biak membuat PSM Makassar kini naik ke peringkat 4. (Dok. Instagram PSM Makassar)

PSM nyaris pulang tanpa poin setelah tertinggal 0-1 sejak menit ke-55 lewat gol Ariel Nahuelpan, striker andalan PSBS Biak. Namun, di menit-menit akhir pertandingan, Balotelli muncul sebagai pahlawan dengan memanfaatkan peluang emas yang memperdaya kiper lawan.

Hasil imbang ini membawa PSM naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan koleksi 31 poin. Sementara PSBS Biak tetap tertahan di posisi sepuluh dengan raihan 27 poin.

2. Bernardo Tavares: Puas meski banyak peluang terbuang

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares. (Dok. PT LIB)

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, mengaku cukup puas dengan hasil seri ini meski timnya kehilangan banyak peluang emas selama pertandingan. Ia juga mengakui bahwa kondisi fisik para pemain menjadi kendala utama dalam laga ini.

“Kami berhasil mencetak gol di menit akhir, dan saya sangat mengapresiasi kerja keras para pemain yang tampil habis-habisan. Meski persiapan kami minim, mereka tetap memberikan yang terbaik,” ungkap Bernardo.

Di babak kedua, PSM beberapa kali kehilangan momentum akibat kesalahan passing dan lemahnya penguasaan bola. Namun, dukungan suporter yang hadir di stadion menjadi motivasi tambahan bagi tim.

“Saya berterima kasih kepada suporter yang rela melakukan pengorbanan untuk datang dan memberikan dukungan penuh. Itu sangat berarti bagi kami,” tambah Bernardo.

3. PSBS puas curi poin dari Batakan

PSBS Biak. (Dok. PT LIB)

Di sisi lain, pelatih PSBS Biak, Emral Abus, menyayangkan hilangnya tiga poin yang sudah berada di depan mata. Menurutnya, kurangnya fokus para pemain di menit-menit akhir menjadi penyebab gol balasan PSM.

“Ini pelajaran penting bagi kami. Sepak bola tidak selalu bisa diprediksi, dan keunggulan tidak menjamin kemenangan hingga peluit akhir berbunyi,” kata Emral.

Meski begitu, Emral tetap mengapresiasi kerja keras timnya yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada PSM Makassar. “Hasil ini tetap kami syukuri, dan akan menjadi evaluasi untuk pertandingan berikutnya,” tutupnya.

Editorial Team