Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kalahkan Persita, Borneo FC Bikin Persaingan Juara Kian Sengit
Pesepak bola Borneo FC Samarinda Mariano Peralta (tengah) mencetak gol ke gawang Dewa United Banten FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (5/11/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.

Samarinda, IDN Times - Persaingan papan atas kompetisi BRI Super League 2025/26 semakin mendebarkan. Borneo FC kembali menyamai perolehan poin Persib Bandung dalam perebutan puncak klasemen, usai meraih kemenangan penting di pekan ke-31.

Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (5/5/2026), Pesut Etam sukses menumbangkan Persita Tangerang dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Mariano Peralta pada menit ke-37 dan M Sihran di menit ke-89.

Kemenangan ini membuat Borneo FC mengoleksi 72 poin, jumlah yang sama dengan Persib Bandung yang sebelumnya menang tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

1. Pertandingan berlangsung ketat bagi kedua tim

Pesepak bola Borneo FC Mariano Peralta berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pertandingan perdana Super League 2025/2026 di GOR Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (8/8/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz

Sejak awal laga, pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim tampil hati-hati di babak pertama, dengan Persita mengandalkan skema serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang Borneo.

Striker Persita, Andrejic Aleksa, sempat beberapa kali lolos dari kawalan dan berhadapan langsung dengan kiper Nadeo Argawinata. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.

Borneo akhirnya memecah kebuntuan memanfaatkan kesalahan lini belakang Persita. Bola yang gagal dikontrol dengan baik langsung direbut Mariano Peralta, yang kemudian bekerja sama dengan Koldo Alberdi sebelum melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Igor Rodrigues.

Gol tersebut membawa Borneo unggul 1-0 hingga turun minum.

2. Persita kesulitan saat bermain dengan sembilan pemain

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Koldo Obieta Alberdi berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Semen Padang FC lanjutan kompetisi Indonesia Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (25/4/2026). ANTARA FOTO/Taufiq Septiawan/mrh/nym.

Memasuki babak kedua, Persita tampil lebih agresif demi mengejar ketertinggalan. Namun, intensitas tinggi yang mereka tunjukkan justru berujung petaka.

Rayco Medina harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Juan Villa Ruiz. Keputusan wasit Firdavs Norsafarov diperkuat oleh tayangan VAR yang menunjukkan tekel berbahaya ke arah tumit lawan.

Situasi Persita semakin sulit setelah pemain pengganti Eber Bessa mengalami cedera dan harus ditarik keluar di menit akhir. Karena jatah pergantian pemain telah habis, Persita terpaksa menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Borneo FC. M Sihran memastikan kemenangan lewat gol di menit ke-89, memanfaatkan umpan terukur dari Koldo Alberdi.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Pesut Etam.

3. Persaingan papan atas makin panas

Persaingan sengit Persib Bandung versus Borneo FC di kompetisi BRI Super League 2025/26. Foto Antara

Hasil ini membuat persaingan gelar juara semakin sengit. Borneo FC dan Persib Bandung kini sama-sama mengoleksi 72 poin dari 31 pertandingan.

Meski demikian, Persib masih unggul secara head-to-head atas Borneo dalam dua pertemuan musim ini. Tiga laga tersisa dipastikan menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai juara BRI Super League 2025/2026.

Editorial Team