Mauro Jeronimo Genjot Fisik Pemain, Borneo FC Persiapan Sambut Liga 1

Samarinda, IDN Times - Pelatih anyar Borneo FC Samarinda, Mauro Jeronimo, menjadikan pemulihan kondisi fisik pemain sebagai fokus utama pada fase awal persiapan pramusim. Selain meningkatkan kebugaran, pelatih asal Portugal itu juga berupaya mengembalikan ritme permainan skuad Pesut Etam setelah menjalani masa libur kompetisi.
Mauro menilai kondisi fisik dan sentuhan permainan para pemain menjadi fondasi penting sebelum tim memasuki tahap pembentukan taktik dan strategi menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.
"Faktor utama saat ini adalah mengembalikan kebugaran fisik dan ritme bermain pemain. Kami memiliki jeda kompetisi yang cukup panjang, sehingga aspek fisik dan teknis harus dibangun kembali secara bertahap," ujar Mauro dalam website Borneo FC usai memimpin sesi latihan.
1. Tantangan signifikan pada tim Borneo FC

Tak hanya fokus pada aspek kebugaran, Mauro juga dihadapkan pada tantangan besar menyusul perombakan signifikan dalam komposisi skuad Borneo FC. Kehadiran banyak pemain baru membuat tim pelatih harus bekerja ekstra untuk membangun kekompakan dalam waktu yang relatif singkat.
"Saya mencoba memberikan yang terbaik untuk tim ini. Saya harus berpikir keras karena tim ini mengalami perombakan besar-besaran. Saya setidaknya memiliki 25 pemain baru," katanya.
Proses adaptasi tersebut juga belum berjalan maksimal karena skuad Borneo FC masih belum lengkap. Sejumlah pemain belum bergabung dalam latihan pramusim, termasuk pemain asing Caxambu yang belum terlihat mengikuti beberapa sesi latihan terakhir.
2. Evaluasi permainan Borneo FC secara menyeluruh

Menurut Mauro, kehadiran seluruh pemain menjadi hal penting agar tim pelatih dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kekuatan skuad sekaligus menyusun strategi yang sesuai dengan karakter tim.
"Sebagai pelatih, saya ingin sesegera mungkin tim ini komplet agar bisa melihat secara keseluruhan kekuatan tim ini. Saya ingin memastikan saat kompetisi kick-off, tim ini sudah siap," tegasnya.
3. Membangun chemistry antarpemain

Dengan waktu persiapan yang terbatas, Borneo FC kini berpacu membangun chemistry antarpemain, meningkatkan kondisi fisik, dan mematangkan pola permainan. Manajemen berharap proses adaptasi pemain baru dapat berjalan cepat sehingga Pesut Etam mampu tampil kompetitif sejak laga perdana Liga 1 musim 2025/2026.













