Balikpapan, IDN Times - Manajemen Persiba Balikpapan resmi mengakhiri kontrak pelatih kepala Muhammad Nasuha menyusul rentetan hasil negatif yang diraih tim. Keputusan tersebut berlaku sejak 13 Januari 2026 atau awal pekan kedua Januari.
Manajemen menilai perubahan di kursi pelatih diperlukan untuk menjaga peluang Persiba tetap bersaing di sisa kompetisi Liga 2. Performa tim yang belum stabil dalam beberapa laga terakhir menjadi pertimbangan utama.
CEO Persiba Balikpapan, Riyandi Ramadhana Putra, mengatakan evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek teknis dan non-teknis yang memengaruhi performa tim.
“Evaluasi kami lakukan secara menyeluruh terhadap performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir. Ini menjadi dasar kami mengambil langkah korektif demi menjaga fokus dan stabilitas tim,” ujarnya dilaporkan Antara, Rabu (14/1/2026).
