Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persiba Balikpapan.
Ilustrasi pertandingan Persiba Balikpapan (jersey biru) di Stadion Batakan, Minggu (26/10/2025) malam. (Dok. Media Officer Persiba Balikpapan)

Balikpapan, IDN Times - Persiba Balikpapan berhasil mengalahkan pemuncak klasemen Barito Putera dengan skor 1–0 pada laga pekan ke-17 Liga 2 Pegadaian Championship. Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad Beruang Madu jelang laga terakhir putaran kedua dan bergulirnya putaran ketiga kompetisi.

Pemain Persiba, Takumu Nishihara, menyebut hasil tersebut sebagai titik balik tim setelah melewati periode sulit. “We will fight,” ujar Takumu sambil tersenyum usai pertandingan. Semangat serupa ditunjukkan Kodai Nagashima, Beni Okto, serta Abdul Rahman yang menjadi pencetak gol tunggal kemenangan Persiba.

Sebelum laga ini, Persiba belum meraih kemenangan dalam 11 pertandingan terakhir. Rentetan hasil imbang dan kekalahan membuat mereka tertahan di peringkat kedelapan dan menekan moral tim. Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, mengakui situasi tersebut, namun menegaskan timnya masih memiliki peluang untuk bangkit.

“Kami masih punya waktu dan akan terus melakukan perbaikan,” kata Leonard diberitakan Antara.

1. Memutus tren positif Barito Putera

Selebrasi penyerang Persiba, Takumu Nishihara usai mencetak gol lewat titik putih ke gawang PSS. (Dok. Media Officer Persiba)

Persiba akhirnya memutus tren negatif itu saat menjamu Barito Putera di Stadion Batakan, Sabtu (24/1) malam. Gol Abdul Rahman pada menit ke-18 menjadi penentu kemenangan dalam laga yang berjalan dengan tempo relatif lambat.

Gol tercipta melalui situasi bola mati. Abdul Rahman sukses mengeksekusi tendangan bebas dari depan kotak penalti dengan sepakan kaki kiri yang melambung melewati pagar hidup dan bersarang di pojok kiri gawang Barito. Kiper Satriatama gagal mengantisipasi bola tersebut.

2. Persiba tampil disiplin dan sabar menahan Barito Putera

Ilustrasi PSS Sleman versus Barito Putera FC, Sabtu (8/11/2025). (Instagram/pssleman)

Berbeda dari laga-laga sebelumnya, Persiba tampil lebih sabar dan disiplin. Tim asuhan Leonard Tupamahu memilih mengatur tempo permainan, bertahan rapat di area sendiri, serta membatasi pressing di separuh lapangan.

Strategi tersebut efektif meredam permainan cepat Barito Putera. Meski tim tamu mendominasi penguasaan bola, mereka kesulitan menciptakan peluang bersih. Barisan pertahanan Persiba tampil solid, didukung performa apik kiper yang beberapa kali menggagalkan peluang Barito, terutama melalui bola mati dan umpan silang.

3. Persiba menjauhi zona degradasi

Ilustrasi Persiba Balikpapan (jersey biru) di Stadion Batakan, Minggu (26/10/2025) malam. (Dok. Media Officer Persiba Balikpapan)

Tambahan tiga poin ini memperkuat posisi Persiba dalam upaya menjauh dari zona degradasi, meski masih berada di papan bawah klasemen. Sementara itu, kekalahan tidak menggeser Barito Putera dari puncak klasemen setelah pesaing terdekatnya, Persipura Jayapura, hanya meraih hasil imbang pada laga lain.

Editorial Team