Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persija vs Persib Bikin Heboh,  Striker Borneo Fokus Kejar Gelar Juara
Potret duel Persija vs Persib di Stadion Patriot, Minggu (16/2/2025). (Dok. Persija).

Samarinda, IDN Times - Sorotan utama pekan ke-32 Super League 2025/2026 memang tertuju pada duel panas El Clasico antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung. Namun, striker Borneo FC Samarinda, Koldo Obieta, memilih tak terlalu memikirkan laga tersebut dan lebih fokus membawa Pesut Etam terus bersaing dalam perebutan gelar juara.

El Clasico jilid kedua musim ini yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/5/2026) dipastikan tidak digelar di Jakarta, markas Persija. Ketiadaan rekomendasi keamanan membuat pertandingan dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda.

1. Persaingan papan atas BRI Super League 2025/26

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Obi melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSM Makassar pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/4/2026). ANTARA FOTO/Hasrul Said/bar

Laga sarat gengsi itu diprediksi bakal memengaruhi persaingan papan atas klasemen. Selain Persib dan Persija, Borneo FC juga masih memiliki peluang besar untuk menjadi juara musim ini. Hingga pekan ke-31, tim asuhan Fabio Lefundes itu menempati posisi runner-up dengan koleksi 72 poin, sama dengan Persib Bandung.

Sementara itu, pada pekan ke-32 Borneo FC akan menjalani laga tandang menghadapi Bali United, Senin (11/5), atau sehari setelah El Clasico berlangsung.

Meski hasil El Clasico berpotensi memengaruhi persaingan gelar, Obieta menegaskan dirinya dan tim tidak ingin terdistraksi. Menurutnya, fokus utama Borneo FC saat ini adalah menyapu bersih tiga laga tersisa musim ini.

“Kami sekarang memiliki tiga pertandingan final tersisa dan siap berjuang untuk gelar juara. Setiap pertandingan adalah final,” ujar Obieta dalam website resmi Borneo FC.

2. Borneo FC fokus pada pertandingan sendiri

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Christophe Nduwarugira (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persita Tangerang Rayco Rodriguez Medina (kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026). ANTARA FOTO/Arul/Lmo/wsj.

Penyerang asal Spanyol tersebut menambahkan, status Borneo FC sebagai salah satu kandidat juara bukan menjadi tekanan tambahan bagi timnya.

“Kami fokus pada tim sendiri. Kami tahu harus memenangkan pertandingan dan jika bisa melakukan itu, kami percaya akan terus melakukannya,” kata Obieta.

“Melanjutkan tren positif ini, percaya pada kemungkinan kami menjadi juara dan fokus pada pertandingan berikutnya. Itu selalu menjadi hal yang paling penting,” sambungnya.

3. Performa Obieta sendiri terbilang impresif

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Ikhsan Nul (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 di Stadion Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU

Performa Obieta sendiri terbilang impresif sejak bergabung pada paruh kedua musim 2025/2026. Striker berusia 32 tahun itu sukses keluar dari bayang-bayang mantan bomber Borneo FC, Joel Vinicius, yang hengkang ke Arema FC.

Dari 13 penampilan bersama Pesut Etam, Obieta telah mencatatkan tujuh gol dan tiga assist. Pada laga pekan ke-31 melawan Persita Tangerang, Senin (5/5), ia tampil gemilang dengan menyumbang dua assist yang membantu Borneo FC menang 2-0.

“Kami memiliki beberapa pemain dengan karakteristik kuat dan kualitas bagus. Selain itu, kami juga memiliki kepercayaan diri karena tim ini sangat kolektif,” tutup Obieta.

Editorial Team