Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persija vs Persib Digelar di Samarinda, Viking Dipastikan Tak Hadir
Foto udara Stadion Segiri di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (10/2/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom

Samarinda, IDN Times - Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan laga panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada lanjutan BRI Liga 1 2026 di Stadion Segiri, Minggu (10/5/2026).

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengatakan sebanyak 620 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan pertandingan berlangsung aman dan kondusif. Personel tersebut terdiri dari unsur Polresta Samarinda, Brimob, Kodim 0901/Samarinda, Denpom, hingga tambahan 60 personel dari Polres Kutai Kartanegara.

1. Pengamanan laga klasik Persija Jakarta vs Persib Bandung di Samarinda

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar. (Dok. Polsek Sungai Kunjang)

Pengamanan besar-besaran dilakukan mengingat tingginya rivalitas dan fanatisme suporter kedua tim.

“Kami menyiapkan pasukan dalam jumlah besar untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Kami juga terus berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan untuk memantau pergerakan suporter,” ujar Kombes Pol Hendri Umar dilaporkan Antara usai rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolresta Samarinda, Jumat.

Ia menjelaskan, pemindahan lokasi pertandingan ke Stadion Segiri dilakukan karena kondisi keamanan di Jakarta dinilai kurang kondusif untuk menggelar laga tersebut.

“Pertandingan yang seharusnya digelar di Jakarta dipindahkan ke Samarinda berdasarkan arahan Mabes Polri dan telah mendapat persetujuan operator Liga 1,” katanya.

2. Pelaksana di lapangan laga pertandingan

Striker PSM Makassar, Alex Tanque (dua dari kanan), dalam laga pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri Samarinda pada 3 Januari 2026. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Dalam pelaksanaannya, Persija Jakarta menyerahkan urusan penyelenggaraan pertandingan kepada Steward Service Officer (SSO) Borneo FC. Polresta Samarinda juga menggandeng sejumlah instansi terkait, seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga pemadam kebakaran untuk mendukung pengamanan pertandingan.

Sesuai regulasi Liga 1 terkait pembatasan suporter tim tamu, pihak kepolisian memastikan hanya pendukung Persija atau Jakmania serta penonton umum yang diperbolehkan hadir di stadion.

“Kami sudah berkomunikasi dengan kedua kelompok suporter. Viking telah berkomitmen tidak hadir ke stadion karena Persib berstatus tim tamu. Sementara Jakmania juga ikut membantu menjaga situasi tetap kondusif,” jelasnya.

3. Penjualan tiket pertandingan diawasi dengan ketat

The Jak Mania bergemuruh mendukung Persija saat bertanding melawan Maluku United FC di Jakarta International Stadium, Sabtu (23/8). (dok. beritajakarta.id)

Panitia pelaksana turut melakukan penyesuaian jumlah tiket. Dari total rencana awal sebanyak 9.000 penonton, kini hanya tersedia 7.500 tiket untuk masyarakat umum. Sementara 1.500 tiket lainnya dialokasikan bagi tamu undangan dan sponsor.

Selain itu, sistem pembelian tiket diatur langsung oleh SSO Persija untuk memastikan seluruh penonton yang hadir telah melalui proses verifikasi.

“Jakmania di Samarinda juga akan membantu memastikan penonton yang masuk merupakan anggota resmi atau masyarakat lokal. Kami ingin laga ini berjalan aman, tertib, dan tetap menghibur bagi seluruh penonton,” tutup Kapolresta.

Editorial Team