Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Borneo FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Borneo FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Samarinda, IDN Times - Kemenangan 2-1 Borneo FC atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Sabtu (7/2/2026) tak diraih dengan mudah. Selain harus menghadapi perlawanan sengit tuan rumah, Pesut Etam juga diwarnai ketegangan akibat sejumlah keputusan wasit yang menuai sorotan.

Sepanjang pertandingan, beberapa keputusan wasit Sance Lawita memicu protes dari kubu Borneo FC. Sejumlah pelanggaran keras terhadap pemain Pesut Etam dinilai tidak mendapat respons tegas, sehingga pertandingan tetap dibiarkan berlanjut.

Situasi tersebut membuat ofisial Borneo FC beberapa kali terlihat melayangkan protes dari pinggir lapangan.

1. Pelatih Borneo FC memprotes kepemimpinan wasit

Pelatih Borneo FC, Sergio Lefundes saat konferensi pers usai laga vs Bhayangkara. (IDN Times/Muhaimin)

Isu kepemimpinan wasit pun mencuat dalam sesi konferensi pers usai laga. Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, ditanya mengenai banyaknya protes yang dilakukan timnya sepanjang pertandingan.

“Kami protes karena dalam beberapa situasi seharusnya wasit bisa lebih tegas. Ada aksi-aksi yang terlalu agresif, tetapi tidak ditindak dengan tegas,” ujar Lefundes dalam website Borneo FC.

2. Pelatih Borneo puas dengan permainan timnya

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Mariano Peralta (kanan) menendang bola dibayangi pesepak bola PSIM Yogyakarta Ghulam Fatkur Rahman (kiri) saat pertandingan Indonesia Super League 2025/2026 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (1/2/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/agr

Meski mengaku kurang puas dengan sejumlah keputusan, Lefundes tetap menilai hal tersebut sebagai bagian dari dinamika pertandingan.

“Ini juga menjadi pelajaran bagi kami. Tidak ada pertandingan yang mudah, dan mungkin situasi seperti ini bisa saja terjadi lagi ke depan,” katanya.

Terlepas dari kontroversi di lapangan, Borneo FC tetap berhasil mengamankan tiga poin penting dalam laga tandang tersebut.

3. Klasemen sementara BRI Super League 2025/26

Klasemen sementara BRI Super League 2025/26 pada pekan ke-20. Foto Ileague

Borneo FC terus menunjukkan konsistensinya di BRI Super League 2025/2026. Memasuki pekan ke-20, Pesut Etam masih kokoh di peringkat kedua klasemen sementara.

Tim asal Samarinda itu hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung, yang telah mengoleksi 48 poin dari 20 pertandingan.

Persaingan di papan atas kian memanas setelah Persija Jakarta secara mengejutkan takluk 0-2 dari tamunya, Arema FC, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Hasil tersebut membuat peta persaingan semakin terbuka dan memperketat duel Borneo FC dengan Persib dalam perebutan posisi teratas.

Dengan selisih poin yang tipis, setiap pertandingan kini menjadi krusial dalam menentukan arah perburuan gelar musim ini.

Editorial Team