Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
antarafoto-borneo-fc-samarinda-menang-lawan-madura-united-fc-1763824638.jpg
Pesepak bola Borneo FC Samarinda Douglas Coutinho (tengah) berselebrasi dengan rekannya Maicon De Souza (kanan) dan Joel Vinicius (kiri) usai mencetak gol ke gawang Madura United FC dalam lanjutan pertandingan BRI Super League di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (22/11/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.

Samarinda, IDN Times - Menjelang putaran kedua Super League, Borneo FC Samarinda memutuskan meminjamkan dua pemain asingnya, Douglas Coutinho dan Aldair Simanca. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi klub untuk memperkuat tim pada sisa kompetisi.

Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, mengatakan keputusan itu diambil agar manajemen memiliki ruang untuk melakukan penyesuaian skuad, termasuk mendatangkan pemain baru.

“Kami menilai akan lebih baik jika mengatur skuad dengan cara berbeda di putaran kedua. Untuk mendatangkan pemain baru, tentu kami harus menyiapkan anggaran yang cukup,” ujar Lefundes dalam website Borneo FC, Rabu (21/1/2026).

1. Kedatangan pemain baru di Borneo FC

Pesepak bola asing Borneo FC Samarinda asal Brasil Westherley Garcia (kiri) berlatih disaksikan pelatih Fabio Lefundes (kanan) di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (1/8/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar

Kebijakan peminjaman pemain asing ini juga membuka jalan bagi kedatangan Marcos Astina, sekaligus merespons tawaran Penang FC yang meminjam Douglas Coutinho.

2. Keuangan terbatas jadi kendala Borneo FC

Manajemen PSIS mendatangkan pemain belakang, Aldair Simanca Peña dengan status meminjam dari Borneo FC. (Dok. PSIS)

Lefundes mengakui, dari sisi finansial, Borneo FC masih kalah dibandingkan sejumlah tim papan atas lainnya. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi Pesut Etam untuk tampil kompetitif.

“Faktanya, tim-tim di papan atas mengeluarkan biaya lebih besar dibanding kami. Meski begitu, kami mampu menyelesaikan putaran pertama di posisi kedua,” kata Lefundes.

3. Target Borneo FC bersaing di papan atas

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Joel Vinicius (kanan) berduel dengan pesepak bola PSM Makassar Victor Luis (ketiga kanan) dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (3/1/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.

Dengan strategi tersebut, Borneo FC optimistis dapat menjaga konsistensi performa dan bersaing di papan atas hingga akhir musim.

Editorial Team