Comscore Tracker

Weekend Seru di Festival Kuliner Balikpapan, Tetap Sehat dengan Prokes

Perkenalkan Balikpapan dan wisatanya secara luas

Balikpapan, IDN Times - Akhir pekan pastinya menjadi momen yang pas untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Biasanya, lokasi yang paling sering menjadi tujuan utama ialah pantai. Desiran ombak dengan tiupan angin yang lembut seakan menghipnotis untuk melepas semua penat yang ada.

Nah, hari ini, Minggu (17/10/2021) di Manggar Balikpapan Timur (Kaltim) rupanya ada kegiatan tak kalah seru diselenggarakan di tengah pantai yang cukup terkenal di Kota Minyak ini. 

Adalah Balikpapan Culinary Festival 2021, atau festival kuliner yang diperlombakan untuk masyarakat Kota Balikpapan. Aktivitas bakar-bakar ikan segar di tengah Pantai Manggar Segarasari itu menjadi momen pertama kalinya diselenggarakan di tengah pandemik COVID-19. Meski begitu, agenda yang diusung ini sudah diatur sesuai dengan protokol kesehatan.

"Jadi kami mengadakan acara ini untuk mengajak masyarakat terus berkreasi, khususnya di bidang kuliner," ujar Ketua Panitia Balikpapan Culinary Festival 2021 Abdul Majid, saat ditemui di Pantai Manggar.

1. Dibatasi dan diikuti oleh pemilik resto di Balikpapan

Weekend Seru di Festival Kuliner Balikpapan, Tetap Sehat dengan Prokeskegiatan saat para owner resto berlomba membakar ikan-ikan segar (IDN Times/Dok. Humas Pemkot)

Menurunnya status Kota Minyak, yang mulanya berada di pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 menjadi level 2, tentunya disambut suka cita oleh masyarakat. Segala kegiatan yang sebelumnya dibatasi kini bisa dilakukan kembali, meski tetap dengan aturan menjaga jarak dan kapasitas yang dikurangi. Tetapi itu tak menjadi hambatan. Nampak dari raut wajah para peserta yang bahagia dan menyambut dengan antusias perayaan fastival kuliner Balikpapan tahun ini.

Majid menuturkan, jika kegiatan ini rencananya akan dijadikan agenda rutin tahunan. Dan di tahun ini, melihat COVID-19 juga mulai melandai akhirnya perayaan ini digelar untuk dijadikan uji coba dan evaluasi untuk acara di tahun berikutnya.

"Tetapi memang pesertanya masih terbatas. Kami buka itu yang mengikuti pemilik-pemilik resto dulu yang ada di Balikpapan," ucapnya.

Sesuai dengan nuansa dan lokasinya yang berada di pantai, maka tema tahun ini memilih ikan bakar sebagai primadona kuliner. Majid berharap, jika ke depannya kegiatan ini dilakukan kembali, pihaknya bisa mengusung menu lainnya untuk coba dikreasikan dalam festival yang identik dengan makan-makan ini.

Baca Juga: Ribuan Warga dan Pelajar Balikpapan Divaksin Pflizer

2. Ajang promosi untuk memperkenalkan wisata Pantai Manggar lebih luas lagi

Weekend Seru di Festival Kuliner Balikpapan, Tetap Sehat dengan ProkesPantai Manggar Segara Sari Balikpapan (IDN Times/Surya Aditya)

Kalau orang Kaltim, pasti tahu Pantai Manggar Segarasari. Wisata pantai yang memang selalu ramai pengunjung di momen liburan seperti ini. Meski tak diragukan lagi ketenarannya, namun Majid mengatakan, bahwa masih perlu mempromosikan destinasi satu ini. Lewat festival inilah menjadi satu kesempatan baru lagi untuk memperkenalkan sisi lain dari pantai cantik ini secara luas. 

Sisi lainnya menggelar acara ini, peserta bisa akrab dan saling berbagi lewat masakan yang sudah mereka buat dan dibagikan ke pengunjung lainnya.

"Jadi setelah siap, itu dibagikan ke masyarakat pengunjung juga," kata dia.

Seperti namanya, tentu masakan para peserta diperlombakan dan dinilai tim juri sebelum dibagikan ke para pengunjung Pantai Manggar. 

3. Festival yang khas Balikpapan

Weekend Seru di Festival Kuliner Balikpapan, Tetap Sehat dengan Prokes(IDN Times/Dok. Humas Pemkot Balikpapan)

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan Dortje Marpaung menjelaskan, jika kegiatan ini dilakukan untuk memperkenalkan Kota Balikpapan sebagai wilayah pesisir yang terkenal dengan hasil laut melimpah dan segar.

Awalnya, kata dia, pihaknya ingin mengusung acara Klandasan Foodstreet. Namun, karena melihat lagi kondisi saat ini yang masih rawan pandemik , mau tak mau hal itu diurungkan. 

"Mudah-mudahan ini menjadi daya tariklah, memperkenalkan secara luas ke wisatawan yang hadir," terangnya.

Baca Juga: Pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan di Balikpapan

Topic:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya