Comscore Tracker

Ini Tempat Sakral di Kaltim, sehingga Pantas Menjadi Ibu Kota Negara

Kaltim pusat peradaban kerajaan di Kalimantan

Balikpapan, IDN Times - Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan salah satu provinsi yang terletak di bagian timur Indonesia. Pemerintah sudah menetapkan tempat ini menjadi calon ibu kota negara Indonesia yang baru.

Tentunya sebelum diresmikan menjadi ibu kota yang baru, banyak sejarah yang ada. Kaltim memiliki sejarah panjang yang bahkan salah satu tempatnya menjadi titik muncul manusia purba yang ada di bumi. Penasaran, apa saja tempat sejarah di Kaltim?

Berikut 5 tempat sejarah di Kaltim terpopuler yang menarik untuk dikunjungi. Check it out!

1. Istana Sultan Kutai

Ini Tempat Sakral di Kaltim, sehingga Pantas Menjadi Ibu Kota NegaraKutai Kartanegara

Tempat sejarah di Kaltim yang pertama ini merupakan tempat bersejarah yang berada di Tenggarong, Kutai Kartanegara. Tempat ini merupakan pilihan ibu kota Indonesia yang baru. Bangunan yang ada di Istana Sultan Kutai ini memiliki gaya arsitektur yang tinggi, mirip dengan Indische Empire. Di sekitar istana ini, terdapat makam raja-raja pendopo, Kantor UPTD Museum Mulawarman, dan terdapat Masjid Jami’ Aji Amir Hasauddin

Kerajaan Kutai Martadipura merupakan peradaban pertama di Indonesia ditemukan pada tahun 400 Masehi. Para sejarawan Indonesia memastikan sebagai kerajaan Hindu pertama di Indonesia di mana dalam perjalanan waktu merubah Kesultanan Kutai yang beraliran Islam.

Pada masa penjajahan Belanda kekuasaan diberikan pada Sultan Aji Muhammad Parikesit McGee. Setelah kesultanan bergabung dalam wilayah NKRI, maka istana sudah tidak difungsikan sebagai pusat pemerintah lagi, dan di tahun 1971 istana telah diserahkan kepada pemerintah daerah Kaltim sebagai museum bersejarah bagi negara khususnya tempat yang bersejarah bagi masyarakat Kaltim. 

2. Masjid Shiratal Mustaqiem

Ini Tempat Sakral di Kaltim, sehingga Pantas Menjadi Ibu Kota NegaraMasjid Shiratal Mustaqiem di Samarinda Seberang. Bukti masuknya Islam di Samarinda (IDN Times/Mela Hapsari)

Tempat sejarah selanjutnya adalah Masjid Shiratal Mustaqiem, yang juga merupakan tempat bersejarah yang berada di Samarinda Kaltim. Masjid Shiratal Mustaqiem ini merupakan masjid tertua, maka itu masjid ini juga dijadikan tempat yang dilindungi oleh pemerintah.

Masjid Shiratal Mustaqiem didirikan oleh Habib Abdurahman bin Muhammad Asseggaff di tahun 1881, dan beliau dikenal sebagai keturunan Arab yang dermawan. Jika kamu ingin mengunjungi masjid ini, kamu bisa datang ke Jalan Pangeran Bendahara, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang Kaltim.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Berau sebagai Penguasa Pulau-Pulau di Kaltim

3. Masjid Jami’ Adji Amir Hasanoeddin

Tempat sejarah di Kaltim selanjutnya ini masih berada di wilayah Tenggarong Kutai Kartanegara, yaitu Masjid Jami Aji Amir Hasanoeddinm Masjid ini memiliki konstruksi yang mirip dengan Masjid Tua Kasimuddin Kesultanan Bulungan di Kalimantan Utara (Kaltara).

Beberapa kesamaannya mulai dari jumlah tiang penyangga yang berjumlah sama sebanyak 16 buah dan memiliki atap yang mirip.

4. Gua Tapak Tangan Karst Sangkulirang (Gua Tewet)

Tempat sejarah di Kaltim yang keempat ini berada di Sangkulirang Kutai Timur. Disebut sebagai gua tewet merupakan gua yang berusia ribuan tahun dan ditemukan di tahun 1965 yang memiliki ratusan jejak telapak tangan misterius.

Para ahli menyebutkan sebagai tanda jejak tapak tangan manusia purba di Kalimantan. 

Sebagai tempat yang sangat bersejarah di Kaltim, Karst Sangkulirang (Gua Tewet) memiliki hamparan seluas 2.145.301 ha. Sebagai tempat bersejarah, maka tempat ini juga dijadikan lokasi wisata pendidikan karena memiliki bidang arkeologi, situs fosil, plaeontologi, dan struktur geologi dan mineral serta beragam flora dan fauna yang beragam.

Dan yang paling membuat takjub adalah keberadaan cadangan batu kapur dan bahan semen yang melimpah juga terdapat sungai bawah laut. Tak heran jika banyak masyarakat yang menjaga tempat bersejarah ini.

5. Keraton Sambaliung

Selanjutnya ada Keraton Sambaliung yang merupakan tempat bersejarah yang ada di Tanjung Radeb Berau Kaltim. Salah satu keraton sisa-sisa peninggalan Kesultanan Sambaliung. Kemudian keraton ini dialihfungsikan sebagai tempat bersejarah yang berisi banyak benda bersejarah seperti prasasti dan tugu.

Untuk berkunjung ke Keraton Sambaliung, kamu bisa datang ke alamat Jalan ST Aminuddin Sambaliung Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau Kaltim. 

Sepertinya gak salah ketika pemerintah akhirnya menunjuk Kaltim sebagai lokasi ibu kota negara (IKN) baru Indonesia. Provinsi ini memang penuh dengan bukti peradaban masa lalu bangsa ini. 

Baca Juga: Sejarah Kerajaan Kutai sebagai Cikal Bakal Masyarakat di Kaltim

Topic:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya