Dalam dunia perjalanan, rasa segan dan hormat tidak ditentukan oleh mahalnya destinasi atau seberapa sering seseorang bepergian. Kesan mendalam justru lahir dari sikap saat berada di tempat baru—bagaimana seseorang menghargai budaya, bersikap kepada orang asing, dan menyikapi situasi tak terduga.
Traveler yang disegani bukan yang paling ramai di media sosial, melainkan mereka yang hadir dengan tenang, beretika, dan menghormati lingkungan sekitar.
Secara psikologis, kebiasaan saat traveling kerap mencerminkan karakter asli seseorang. Cara berbicara kepada warga lokal, menghadapi keterlambatan, hingga menyikapi ketidaknyamanan akan membentuk citra diri di mata orang lain.
Berikut tujuh kebiasaan traveling yang dapat membuatmu lebih dihargai dan disegani selama perjalanan.
