Ketapang, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) atas antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pertamina memperkuat pasokan BBM dari terminal pendukung, mengatur pelayanan di SPBU, serta memperketat pengawasan guna mencegah penyalahgunaan distribusi.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengakui antrean yang terjadi membuat masyarakat harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mendapatkan bahan bakar bagi kebutuhan sehari-hari.
“Kami memahami bahwa masyarakat membutuhkan BBM untuk menjalankan kegiatan sehari-hari. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Edi, Rabu (14/10/2026).
