Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Balikpapan Krisis Air Bersih, AHY Lirik Desalinasi Air Laut untuk Warga

Kota Balikpapan
2 min read
Balikpapan Krisis Air Bersih, AHY Lirik Desalinasi Air Laut untuk Warga
Salah satu cara mencegah krisis air di Afsel adalah desalinasi air laut dalam skala kecil. Ilustrasi (unsplash.com/Yoann Boyer)
  • AHY menginstruksikan kajian teknologi desalinasi air laut dan melanjutkan Satgas Tangki Air untuk warga Balikpapan yang belum terjangkau instalasi pengolahan air.

  • Balikpapan mengalami defisit air bersih hingga 1.000 liter per detik; pasokan Teritip 1.500 liter per detik, di bawah kebutuhan ideal 2.500 liter per detik.

  • Desalinasi berpotensi menjadi alternatif jangka panjang, tetapi pemerintah masih menghitung investasi Rp50–60 miliar, biaya operasional, kebutuhan listrik, serta skema pembiayaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Balikpapan, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menginstruksikan jajarannya mengkaji pemanfaatan teknologi desalinasi air laut untuk mengatasi krisis air bersih di Balikpapan, Kalimantan Timur.

AHY menyampaikan hal tersebut saat meninjau proyek sumur bor di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kamis (8/10/2026). Ia juga meminta Satgas Tangki Air tetap beroperasi untuk membantu warga yang belum terjangkau instalasi pengolahan air (IPA).

"Sementara kita hitung pemanfaatan teknologi desalinasi. Teruskan Satgas Tangki Air, karena sangat dibutuhkan masyarakat yang tidak memiliki akses IPA," kata AHY dilaporkan Antara.

Kunjungan tersebut turut didampingi Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan sejumlah pejabat Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Peninjauan dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air baku masyarakat.

  1. 1. Persoalan pelik air bersih di Balikpapan

    Waduk Manggar di Balikpapan (IDN Times/Maulana)
    Waduk Manggar di Balikpapan (IDN Times/Maulana)

    Balikpapan saat ini menghadapi defisit pasokan air bersih hingga 1.000 liter per detik. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan di tengah ancaman kemarau panjang dan fenomena El Nino yang menyebabkan volume air di Waduk Manggar dan Waduk Teritip menyusut.

    Di wilayah Teritip, pasokan air baku baru mencapai 1.500 liter per detik, sedangkan kebutuhan idealnya sekitar 2.500 liter per detik.

    Kebutuhan air juga terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan bertambahnya pendatang, terutama sejak Balikpapan berperan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

  2. 2. Solusi jangka panjang bagi warga Balikpapan

    Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (8/10). (Dok. KemenkoInfra)
    Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (8/10/2026). (Dok. KemenkoInfra)

    AHY menilai teknologi desalinasi air laut semakin berkembang dan berpotensi menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Balikpapan.

    Teknologi ini bekerja dengan menghilangkan garam dan mineral berlebih dari air laut atau air payau sehingga menghasilkan air tawar yang dapat diolah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Namun, penerapannya masih memerlukan kajian investasi dan biaya operasional. Pemerintah berharap perhitungan tersebut dapat menghasilkan skema pembiayaan yang kompetitif dan terjangkau bagi pemerintah daerah maupun dunia usaha.

  3. 3. Investasi program desalinasi yang menyedot anggaran Rp50 miliar

    ilustrasi krisis air bersih
    ilustrasi krisis air bersih (vecteezy.com/KP Stocker)

    Sebelumnya, rencana pembangunan instalasi desalinasi di Balikpapan terkendala besarnya biaya investasi yang diperkirakan mencapai Rp50 miliar hingga Rp60 miliar. Kebutuhan energi listrik yang tinggi juga menjadi tantangan dalam pengoperasiannya.

    Dalam kunjungan tersebut, AHY turut berdialog dengan warga yang mengusulkan pembangunan jaringan pipa air baku dari Sepaku Semoi atau penerapan teknologi desalinasi untuk mengatasi keterbatasan pasokan air bersih.

    Pemerintah kini mengkaji alternatif pemenuhan air baku, termasuk desalinasi, sembari melanjutkan layanan distribusi air melalui Satgas Tangki Air bagi warga yang belum terjangkau jaringan perpipaa

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More