Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dari Gaji Pertama, Kamu Tipe Royal, Hemat, atau Hobi Investasi?

Kota Samarinda
3 min read
Dari Gaji Pertama, Kamu Tipe Royal, Hemat, atau Hobi Investasi?
ilustrasi sisa gaji (Pexels.com/Ahsanjaya)
  • Gaji pertama menjadi momen penting yang dapat mencerminkan kebiasaan seseorang dalam mengelola uang, dari menikmati hasil kerja hingga menyiapkan masa depan.
  • Tipe Royal Shopper memakai gaji untuk mewujudkan wishlist sebagai self-reward, seperti membeli pakaian, gadget, atau tiket liburan sesuai kemampuan finansial.
  • Planner Hemat memprioritaskan tabungan dan dana darurat, sementara Petualang Investasi mengalokasikan penghasilan untuk instrumen investasi atau usaha setelah memahami risikonya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Gaji pertama menjadi salah satu momen yang sulit dilupakan. Setelah menunggu dan bekerja keras, akhirnya uang hasil jerih payah sendiri masuk ke rekening. Ada yang langsung membeli barang impian, menabung, hingga memilih menginvestasikan sebagian penghasilannya.

Cara menggunakan gaji pertama ternyata bisa menggambarkan kebiasaan dan karakter seseorang dalam mengelola uang. Ada yang senang menikmati hasil kerja keras, ada pula yang lebih memilih mempersiapkan kondisi finansial untuk masa depan.

Lantas, kamu termasuk tipe yang mana? Berikut tiga tipe kepribadian berdasarkan cara menghabiskan gaji pertama.

  1. 1. Si Royal Shopper: Beli apa pun yang diinginkan!

    ilustrasi shopping street di Osaka (unsplash.com/PJH)
    ilustrasi shopping street di Osaka (unsplash.com/PJH)

    Tipe ini tidak ragu menggunakan gaji pertama untuk membeli berbagai barang yang sudah lama diinginkan. Mulai dari pakaian, gadget, hingga tiket liburan bisa masuk dalam daftar belanja.

    Begitu gaji diterima, wishlist yang selama ini hanya tersimpan akhirnya bisa diwujudkan. Bagi Si Royal Shopper, gaji pertama merupakan momen spesial yang layak dirayakan setelah melewati berbagai proses dan kerja keras.

    Meski terlihat royal, mereka menganggap membeli sesuatu yang diinginkan sebagai bentuk self-reward. Bagi mereka, menikmati hasil kerja keras juga penting selama tetap disesuaikan dengan kemampuan finansial.

  2. 2. Si Planner hemat: Gaji pertama buat tabungan dan investasi!

    ilustrasi anak kos hemat uang saku.
    ilustrasi anak kos hemat uang saku. (www.magnific.com/jcomp)

    Berbeda dengan Si Royal Shopper, tipe ini sudah memiliki rencana sebelum gaji pertama diterima. Mereka cenderung memprioritaskan tabungan, dana darurat, atau kebutuhan penting lainnya.

    Tidak jarang, mereka menggunakan aplikasi budgeting atau mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran agar kondisi keuangan tetap terkontrol.

    Bagi Si Planner Hemat, kesenangan sesaat bukan menjadi prioritas utama. Mereka lebih memilih membangun kestabilan finansial secara perlahan dan mempersiapkan kebutuhan untuk jangka panjang.

  3. 3. Si petualang investasi: Gaji pertama = modal masa depan!

    ilustrasi investasi, pasar saham, fee, biaya, budgeting
    ilustrasi investasi, pasar saham, fee, biaya, budgeting (pexels.com/Hanna Pad)

    Tipe terakhir cenderung melihat gaji pertama sebagai modal untuk mengembangkan aset. Alih-alih menghabiskannya untuk berbelanja, mereka memilih mengalokasikan sebagian uang untuk investasi.

    Pilihan investasinya bisa beragam, mulai dari saham, reksa dana, hingga membangun usaha kecil. Mereka memiliki pandangan bahwa uang tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga bisa dikembangkan untuk masa depan.

    Si Petualang Investasi biasanya tertarik mempelajari berbagai instrumen investasi dan memahami risiko sebelum mengambil keputusan. Bagi mereka, gaji pertama bisa menjadi langkah awal untuk membangun tujuan finansial jangka panjang.

    Cara menggunakan gaji pertama memang bisa menunjukkan kecenderungan seseorang dalam mengelola uang. Ada yang memilih menikmati hasil kerja keras, mengutamakan kestabilan finansial, atau mulai berinvestasi sejak dini.

    Apa pun pilihanmu, yang terpenting adalah menggunakan penghasilan sesuai kebutuhan, kemampuan, dan tujuan finansial. Dengan begitu, gaji pertama tidak hanya menjadi momen yang menyenangkan, tetapi juga bisa menjadi awal dari kebiasaan finansial yang lebih baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More