Karhutla, Listrik dan BBM Jadi Sorotan, Ini Pesan Rudy Mas’ud untuk Kaltim

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud meminta pemerintah, TNI-Polri, Pertamina, PLN, dan instansi terkait memperkuat koordinasi agar kebutuhan publik ditangani secara preventif.
Pencegahan karhutla diprioritaskan melalui sosialisasi, edukasi, dan penegakan hukum; sementara Kaltim mengalami defisit listrik 80-100 MW akibat perbaikan pembangkit.
Rudy menyoroti antrean BBM akibat pergeseran konsumsi ke Pertalite, meminta penambahan SPBU dan stok LPG 3 kilogram terjamin hingga pedalaman.
Samarinda, IDN Times - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meminta seluruh jajaran pemerintah, TNI, Polri, Pertamina, PLN, dan instansi terkait memperkuat koordinasi dalam mengatasi berbagai persoalan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Rudy saat menutup Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kaltim 2026 di Aula Makodam VI Mulawarman, Rabu (7/10/2026).
Rudy menekankan pentingnya pemerintah hadir dengan memberikan solusi, rasa aman, dan kenyamanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik harus dijaga melalui kerja nyata yang memberikan dampak langsung.
“Stok BBM harus kita jaga sebelum antrean mengular. Jangan tunggu asap baru kita padamkan. Lebih baik kita cegah sebelum menjadi api. Begitu juga listrik. Harus kita amankan sebelum padamnya makin meluas. Air bersih juga harus disiapkan sebelum masyarakat kesulitan,” kata Rudy dalam akun IG Pemprov Kaltim.
1. Pencegahan karhutla di Kalimantan
Rudy juga menyoroti masih tingginya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kaltim. Ia meminta seluruh pihak memperkuat sinergi dalam pencegahan maupun pemadaman kebakaran.
Namun, menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas. Sosialisasi, edukasi, dan imbauan kepada masyarakat serta korporasi perlu terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya karhutla.
Di sisi lain, tindakan tegas terhadap pelaku karhutla juga diperlukan untuk memberikan efek jera.
Rudy mengatakan kebakaran yang meluas dapat menimbulkan kerugian lebih besar bagi masyarakat. Selain menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, asap karhutla juga dapat menghambat distribusi logistik dan mobilitas masyarakat hingga memicu kecelakaan.
2. Kaltim kekurangan daya listrik 80-100 MW

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (PLN UID Kaltimra) meluncurkan program stimulus berupa diskon listrik hingga 50 persen bagi pelanggan rumah tangga, Senin (6/1/2025). Foto PLN Persoalan listrik juga menjadi perhatian Rudy. Ia menyayangkan masih terjadinya pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kaltim.
Menurutnya, kondisi tersebut ironis karena Kaltim merupakan salah satu provinsi penghasil batu bara terbesar, tetapi masih menghadapi kekurangan pasokan energi listrik.
Rudy menawarkan kolaborasi kepada PLN melalui perusahaan daerah PT Ketenagalistrikan Kalimantan Timur untuk membantu penyediaan listrik dengan potensi pasokan mencapai 30 megawatt (MW).
Sementara itu, PLN mengakui terdapat kekurangan pasokan sekitar 80-100 MW akibat perbaikan sejumlah pembangkit.
Setelah berbagai upaya peningkatan pasokan dilakukan, Kaltim ditargetkan terbebas dari pemadaman listrik bergilir pada Desember 2026.
3. Antrean BBM di Kaltim

Ilustrasi warga antre BBM di SPBU Pontianak. (IDN Times/Teri). Rudy juga menyoroti antrean panjang BBM di sejumlah SPBU. Ia menyebut stok fisik BBM di terminal secara umum tersedia, tetapi terjadi ketidakseimbangan antara kebutuhan riil dan kuota BBM subsidi.
“ Konsumsi Pertalite meningkat 8,7 persen, sementara Pertamax turun 21,9 persen. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran konsumsi ke BBM subsidi dan ini menyebabkan antrean mengular,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Rudy meminta Pertamina membantu mempercepat penambahan SPBU dan memastikan ketersediaan stok.
Ia juga meminta SPBU yang ada dapat beroperasi hingga pukul 22.00 WITA dengan catatan pasokan BBM tetap tersedia.
“Kami mohon GM Pertamina Patra Niaga, SPBU yang sekarang jumlahnya masih sangat sedikit tolong dibantu untuk solusi dan buka sampai jam 10 malam dengan catatan stok harus selalu tersedia,” katanya.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji turut meminta Pertamina Patra Niaga memastikan kuota BBM yang ditetapkan BPH Migas benar-benar direalisasikan. Ia bahkan meminta penambahan kuota jika diperlukan karena banyak kendaraan dari luar daerah yang masuk Kaltim.
“Tolong Pertamina jangan sampai kuota dari BPH Migas tidak direalisasikan sepenuhnya, kalau perlu ditambah karena banyak kendaraan luar juga masuk Kaltim,” ujar Seno.
4. Stok LPG subsidi hingga pedalaman Kaltim

PT Pertamina Patra Niaga menggelar operasi pasar 7 ribu pasokan gas LPG subsidi di Balikpapan pada 8 hingga 13 Juli 2023. Foto Pertamina Selain BBM, Rudy meminta Pertamina memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram hingga tingkat pangkalan dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Hal itu dinilai penting, terutama bagi masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan yang masih menghadapi harga LPG relatif tinggi.
“Sebab di daerah-daerah pedalaman dan perbatasan, harga LPG sangat mahal sekali. Tolong ini juga jadi perhatian Pertamina,” tegas Rudy.






















