Pontianak, IDN Times - Di tengah kemarau yang membuat sumber air bersih kian terbatas, para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Barat (Kalbar) tak hanya berjibaku mendistribusikan air. Mereka juga harus mencari dan memastikan sumber air baku tetap tersedia agar pasokan bagi masyarakat tidak terputus.
Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi PMI Kalbar. Sejak awal tahun, relawan telah bergerak menangani dampak kemarau, termasuk mendistribusikan air bersih dan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah lokasi.
“Awalnya kita menangani karhutla di awal-awal Januari, distribusi air bersih juga di awal tahun itu, terhenti lalu kita lanjut di bulan Juni dan juga pemadaman hampir di 50 lokasi,” kata Kepala Markas PMI Kalbar, Budiman Very, Sabtu (3/10/2026).
