Samarinda, IDN Times - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur mengintensifkan pemantauan kualitas udara menyusul tingginya indeks pencemaran di sejumlah wilayah. Kabupaten Kutai Barat dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, tercatat mengalami kualitas udara kategori sangat tidak sehat pada pertengahan Oktober 2026.
Kepala DLH Kaltim Joko Istanto mengatakan pihaknya menyiagakan seluruh stasiun pemantau Air Quality Monitoring System (AQMS) dan meningkatkan pengawasan di wilayah rawan emisi.
“Kami menyiagakan seluruh stasiun pemantau AQMS dan mengawasi wilayah titik rawan emisi,” kata Joko diberitakan Antara di Samarinda, Kamis (15/10/2026).
