Baikpapan, IDN Times - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur mengintensifkan pemantauan kualitas udara di sejumlah daerah menyusul peningkatan indeks pencemaran udara hingga kategori sangat tidak sehat.
Kepala DLH Kaltim Joko Istanto mengatakan, pihaknya menyiagakan seluruh stasiun pemantau Air Quality Monitoring System (AQMS) dan mengawasi wilayah yang rawan emisi.
"Kami menyiagakan seluruh stasiun pemantau AQMS dan mengawasi wilayah titik rawan emisi," kata Joko dilaporkan Antara di Samarinda, Kamis(15/10/2026).
