Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lagi PDKT? Hindari 4 Kesalahan Ini biar Gebetan Gak Menjauh

Kota Samarinda
3 min read
Lagi PDKT? Hindari 4 Kesalahan Ini biar Gebetan Gak Menjauh
ilustrasi remaja sedang PDKT di taman (pexels.com/Noval Gani)
  • Hindari menghilang tanpa kabar saat PDKT; bila tidak ingin melanjutkan, sampaikan secara jujur agar gebetan tidak menunggu tanpa kejelasan.
  • Jangan terburu-buru menyatakan cinta. Bangun komunikasi, kenali minat satu sama lain, dan beri ruang supaya kedekatan berkembang secara alami tanpa tekanan.
  • Batasi stalking berlebihan di media sosial dan jangan membandingkan gebetan dengan mantan atau orang lain; hargai privasi, keunikan, serta batasan masing-masing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lagi naksir seseorang dan ingin menjalin hubungan lebih dekat? Proses pendekatan atau PDKT memang bisa menjadi momen yang menyenangkan. Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan justru bisa membuat gebetan merasa tidak nyaman dan memilih menjauh.

Mulai dari menghilang tanpa kabar hingga terlalu agresif di media sosial, ada sejumlah kesalahan yang sebaiknya dihindari saat PDKT. Supaya pendekatanmu berjalan lebih lancar, simak empat hal berikut!

  1. 1. Menghilang tanpa kabar

    ilustrasi ghosting (pexels.com/MART PRODUCTION)
    ilustrasi ghosting (pexels.com/MART PRODUCTION)

    Komunikasi yang awalnya lancar tiba-tiba terputus tanpa penjelasan. Kebiasaan ini dikenal sebagai ghosting dan bisa membuat gebetan bingung sekaligus bertanya-tanya tentang alasan kamu menghilang.

    Jika memang sudah tidak tertarik untuk melanjutkan pendekatan, sebaiknya sampaikan secara jujur dan baik-baik. Kamu tidak perlu memberikan penjelasan panjang, tetapi pastikan tidak membiarkan orang lain terus berharap tanpa kejelasan.

    Komunikasi yang terbuka dapat membantu kedua pihak memahami situasi dan menentukan langkah selanjutnya.

  2. 2. Baru kenal kok sudah nembak

    jatuh cinta
    ilustrasi jatuh cinta (pexels.com/Gera Cejas)

    PDKT bukan perlombaan yang mengharuskan kamu segera menyatakan cinta. Proses ini membutuhkan waktu agar kedua pihak bisa saling mengenal dan membangun kenyamanan.

    Mengungkapkan perasaan terlalu cepat, ketika belum banyak mengenal satu sama lain, berpotensi membuat gebetan merasa canggung atau tertekan. Apalagi jika kedekatan yang terjalin masih sebatas percakapan singkat.

    Karena itu, nikmati proses pendekatan secara alami. Bangun komunikasi, cari tahu minat masing-masing, dan beri ruang agar hubungan berkembang tanpa paksaan.

  3. 3. Terlalu sering nge-stalking!

    ilustrasi stalking, medsos, media sosial
    ilustrasi stalking, medsos, media sosial (pexels.com/Alex Green)

    Mencari tahu minat gebetan melalui media sosial memang wajar. Namun, jika kamu terus-menerus menyukai unggahan lama, mengomentari setiap unggahan, atau terlalu jauh menggali kehidupan pribadinya, tindakan tersebut bisa membuatnya merasa tidak nyaman.

    Alih-alih sibuk memantau aktivitasnya di dunia maya, cobalah membangun kedekatan melalui percakapan yang menyenangkan dan saling menghargai batasan pribadi.

    Ingat, perhatian memang bisa membuat seseorang merasa dihargai. Namun, perhatian yang berlebihan tanpa mempertimbangkan kenyamanan orang lain justru berpotensi menimbulkan kesan negatif.

  4. 4. Bandingin doi dengan mantan

    ilustrasi wanita membandingkan pasangan dengan orang lain (freepik.com/master1305)
    ilustrasi wanita membandingkan pasangan dengan orang lain (freepik.com/master1305)

    Setiap orang memiliki karakter dan keunikan masing-masing. Karena itu, hindari membandingkan gebetan dengan mantan, teman, atau orang lain yang pernah dekat denganmu.

    Komentar seperti, “Mantan aku lebih seru dari kamu” atau “Teman kamu lebih asyik, deh” bisa membuatnya merasa tidak dihargai. Jika kebiasaan ini terus berulang, hubungan yang sedang dibangun pun berisiko merenggang.

    Daripada sibuk membandingkan, cobalah mengenali kelebihan gebetan dan menghargainya sebagai individu. Hubungan yang sehat tumbuh ketika kedua pihak merasa diterima, bukan dituntut menjadi seperti orang lain.

    PDKT membutuhkan waktu, komunikasi, dan rasa saling menghargai. Menghindari kebiasaan seperti ghosting, terburu-buru menyatakan cinta, terlalu agresif di media sosial, dan membandingkan gebetan dengan orang lain bisa membantu menciptakan pendekatan yang lebih nyaman.

    Jadi, jangan hanya fokus membuat gebetan tertarik. Pastikan kamu juga membangun kedekatan yang sehat dengan menghargai perasaan dan batasan masing-masing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More