Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Parkir Sembarang di CFD, Dishub Tempel Stiker Teguran untuk Pengendara
Petugas dishub tempel stiker ke pengendara yang parkir sembarangan. (IDN Times/istimewa).

Pontianak, IDN Times - Kembalinya pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Pontianak pada Minggu (4/10/2026) diwarnai dengan penertiban kendaraan yang masih parkir sembarangan, terutama di atas trotoar.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak memasang stiker peringatan pada sejumlah kendaraan yang ditemukan menggunakan trotoar sebagai tempat parkir.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya awal untuk mengembalikan fungsi kawasan CFD sebagai ruang publik yang nyaman bagi pejalan kaki.

1. Diberikan stiker peringatan edukasi fungsi trotoar

Sejumlah kendaraan ditempel stiker pelanggaran parkir. (IDN Times/istimewa).

Kepala Dishub Kota Pontianak, Rendrayani, mengatakan penertiban pada pelaksanaan perdana CFD kali ini masih mengedepankan pendekatan persuasif.

Pengendara belum langsung dikenai tindakan tegas, melainkan diberikan edukasi agar memahami fungsi trotoar.

“Karena ini baru memulai lagi Car Free Day tanggal 4, hari ini kita masih memberikan peringatan. Kita pasang stiker larangan parkir di trotoar karena trotoar itu milik pejalan kaki, bukan untuk parkir,” kata Rendrayani.

Menurutnya, masyarakat sebenarnya tidak perlu memanfaatkan trotoar untuk memarkir kendaraan. Sejumlah kantong parkir telah disiapkan di sekitar kawasan CFD, di antaranya di Jalan Untung Surapati, Jalan Media, dan Jalan Palapa.

2. Kantong parkir sudah disediakan di beberapa titik

Sepeda motor ditempel stiker pelanggaran parkir. (IDN Times/istimewa).

Pengunjung yang datang dari kawasan Mega Mall dan sekitarnya juga diminta memanfaatkan lokasi parkir yang tersedia dan memilih titik yang paling dekat dengan tujuan mereka.

“Silakan masyarakat yang mengikuti CFD, termasuk yang datang dari kawasan Mega Mall dan sekitarnya, menggunakan titik parkir terdekat sesuai kantong parkir yang tersedia,” ujarnya.

Dishub juga menempatkan personel di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan sekaligus memastikan jalur pejalan kaki tidak terganggu kendaraan yang parkir sembarangan.

Pada CFD kali ini, aktivitas parkir terlihat meningkat di kawasan depan Pendopo Gubernur Kalimantan Barat. Salah satu pemicunya adalah keberadaan pasar murah sayur yang digelar di sekitar kawasan PMI Pontianak.

“Biasanya di depan pendopo gubernur tidak ada parkir. Tetapi karena hari ini ada pasar murah sayur di PMI, masyarakat melihat peluang untuk parkir di sini,” jelas Rendrayani.

3. Imbau warga parkir kendaraan di lokasi yang tersedia

Pengendara diimbau tak parkir sembarangan. (IDN Times/istimewa).

Dishub pun meminta pengendara yang masih memarkir kendaraan di trotoar agar segera memindahkannya ke lokasi yang telah disediakan.

“Kita ingatkan masyarakat untuk tidak parkir di trotoar dan mencari kantong parkir lain yang sudah tersedia,” tegasnya.

Rendrayani berharap kesadaran masyarakat semakin tumbuh seiring kembali digelarnya CFD secara rutin. Menurutnya, keberhasilan CFD bukan hanya soal bebasnya kendaraan dari ruas jalan, tetapi juga bagaimana ruang publik dapat digunakan dengan tertib dan nyaman oleh semua warga.

“Car Free Day ini ruang untuk masyarakat berjalan kaki dan beraktivitas dengan nyaman. Jadi mari sama-sama tertib dan gunakan tempat parkir yang sudah disiapkan,” tukasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article