Kebakaran hutan di Kalimantan tidak hanya menghanguskan pepohonan, tetapi juga mengancam satwa liar yang kehilangan habitat, sumber makanan, dan jalur pergerakan.
Saat api mendekati habitat, sebagian satwa berusaha berpindah ke kawasan yang belum terbakar. Namun, pilihan tersebut semakin terbatas jika hutan telah terfragmentasi oleh perkebunan, jalan, atau lahan terbuka.
Orangutan menjadi salah satu satwa yang menghadapi ancaman serius. Ketergantungannya pada pepohonan membuat kebakaran dapat memutus jalur pergerakan, menghilangkan sumber makanan, dan merusak lokasi untuk berlindung serta berkembang biak.
Satwa yang berhasil menjauh dari api juga belum tentu aman. Asap dapat mengganggu aktivitas dan membuat satwa mengurangi pergerakan. Penelitian terhadap orangutan Kalimantan menunjukkan paparan asap berkaitan dengan perubahan aktivitas dan penggunaan energi.
