TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Delapan WNA Vietnam Ditahan Kejari Samarinda atas Tuduhan Keimigrasian

Penyalahgunaan izin tinggal

Ilustrasi imigrasi di Bandara (IDN Times/Santi Dewi)

Samarinda, IDN Times - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Samarinda, Kalimantan Timur, melakukan penahanan tingkat penuntutan selama 20 hari terhadap delapan terdakwa warga negara asing (WNA) asal Vietnam terkait keimigrasian, yakni penyalahgunaan izin tinggal. 

"Delapan WNA tersebut telah ditahan sejak dua hari lalu (Kamis, 18 Juli) sampai masa penahanan tingkat penuntutan berakhir," ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda Erfandy Rusdy Quiliem dilaporkan Antara di Samarinda, Sabtu (22/7/2023). 

Baca Juga: Rutan Samarinda Tingkatkan Layanan selama Layanan Kunjungan Tatap Muka

1. Delapan terdakwa berikut inisialnya

IDN Times/Gregorius Aryodamar

Sebanyak delapan terdakwa itu adalah dengan inisial NDS dengan usia 36 tahun, NDT (41), CVH (39), NQS (35), THH (28), NTD (39), NTS (28) dan terdakwa DTL (28).

Para terdakwa, lanjutnya, diduga telah melanggar izin tinggal dengan mempergunakan Visa Kunjungan saat kedatangan (Visa On Arrival) dan Visa Kunjungan Indeks B211A, namun visa tersebut digunakan untuk usaha, bukan sekadar kunjungan. 

2. Ancaman pidana kasusnya

Ilustrasi penjara (IDN Times/Mia Amalia)

Sesuai regulasi yang berlaku, maka terdakwa diancam pidana sesuai Pasal 123 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan / atau Pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yakni dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp500 juta.

"Kedelapan terdakwa tersebut ditahan di Rutan Kelas IIA Samarinda Jl. KH. Wahid Hasyim 2 Penahanan dilakukan oleh JPU guna mempercepat proses penuntutan perkara," kata Erfandy. 

Penahan dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 21 Ayat (1) dan Ayat (4) KUHAP, karena para terdakwa dikhawatirkan melarikan diri, merusak atau akan menghilangkan barang bukti.

Baca Juga: BNNP Kaltim Ungkap Transaksi Narkotika di Salah Satu Kafe di Samarinda

Berita Terkini Lainnya